Paris, Radio Bharata Online - Lebih dari 20 perusahaan dan organisasi penerbangan Tiongkok telah berpartisipasi dalam Pameran Udara Paris ke-54 yang sedang berlangsung. Acara ini menghadirkan daftar produk-produk baru yang menarik.

Di stan Aviation Industry Corporation of China, berbagai jenis peralatan penyelamatan darurat penerbangan sangat menarik perhatian. Mulai dari pesawat amfibi AG600M, drone penyelamat darurat Yilong-2H, hingga helikopter AC352, yang akan digunakan dalam pencarian dan penyelamatan, mereka memperkenalkan "Rencana Tiongkok" untuk penyelamatan darurat penerbangan kepada peserta pameran dari seluruh dunia.

"Setelah melihat produk kami dan lebih dari 2.400 peserta pameran lainnya di pameran kedirgantaraan tahun ini, saya pikir semua orang berbagi perasaan bahwa kami benar-benar berhasil masuk ke arena kompetisi ini," kata Zhou Guoqiang, asisten manajer umum Perusahaan Industri Penerbangan Tiongkok.

Perusahaan penerbangan swasta Tiongkok juga datang ke pertunjukan udara dengan banyak produk baru yang mereka kembangkan secara mandiri. Bei Mo Gao Ke, perusahaan yang berhasil mengembangkan cakram rem pesawat buatan dalam negeri pertama Tiongkok, memamerkan sistem penggunaan ganda pendaratan kendaraan ruang angkasa militer dan sipil yang dikembangkan sendiri di pameran tersebut. 

Sistem itu mampu meningkatkan masa pakai cakram rem pesawat tradisional sebesar 15 persen. Ini adalah pertama kalinya bagi perusahaan swasta tersebut untuk berpartisipasi dalam pertunjukan udara.

"Kami sangat tertarik dengan organisasi ini, dan saya di sini untuk belajar lebih banyak. Sekarang Tiongkok membuat produk yang sama, dan saya cukup terkesan. Tiongkok menjadi pesaing yang harus kami awasi dan ajak bicara. Kami tidak hanya menjual. Dulu kita semua menjual ke Tiongkok. Sekarang, kami pikir kami harus membeli dari Tiongkok apa yang dibuat Tiongkok. Dan itu cukup mengesankan," kata Patrick, perwakilan dari perusahaan suku cadang pesawat Belanda.

"Apa yang telah kita lihat dalam beberapa tahun dan bulan terakhir bahwa pasar Tiongkok ini sangat dinamis, khususnya untuk aeronautika. Kami telah menyaksikan kualifikasi COMAC C919, yang merupakan peristiwa besar, dan sekarang, pesawat ini dikomersialkan. Jadi ini hanyalah sebuah contoh, tetapi menunjukkan ini adalah langkah yang luar biasa menuju bisnis aeronautika, dan sekarang, menjadi pemain utama dalam lingkungan ini," ujar Thierry Weulersse, CEO Thales di Tiongkok.

"Kita juga bisa melihat sistem lepas landas dan mendarat vertikal eVTOL yang kini dikembangkan di banyak tempat, banyak lokasi di Tiongkok. Jadi pastinya, ini menunjukkan dinamika nyata dan juga teknologi tingkat tinggi," imbuhnya.