Beijing, Radio Bharata Online - Dialog Jalur 1.5 Tiongkok-AS Kedua diadakan di Beijing pada hari Kamis (13/6), dengan kedua belah pihak sepakat bahwa perkembangan hubungan Tiongkok-AS yang stabil sejalan dengan kepentingan kedua negara dan harapan umum masyarakat internasional.

Tema dialog tahun ini adalah "berbagi perspektif dan mencari solusi atas isu-isu penting dan mendesak".

Sekitar 30 perwakilan dari Tiongkok dan Amerika Serikat, termasuk John Thornton, salah satu ketua Dewan Pembina Asia Society, menghadiri dialog tersebut dan melakukan pertukaran yang jujur, mendalam, dan konstruktif.

Baik Tiongkok maupun Amerika Serikat harus berpegang pada koeksistensi damai, menghindari konflik dan konfrontasi, serta memperkuat komunikasi dan dialog untuk meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan.

Kedua belah pihak juga harus memperdalam kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, perubahan iklim, kesehatan, dan kecerdasan buatan, serta memperluas pertukaran antar masyarakat, terutama di kalangan pemuda.

Kedua belah pihak menyadari perlunya memperkuat manajemen risiko dan menangani perbedaan dengan baik, untuk memikul tanggung jawab mereka sebagai negara besar dalam mengatasi tantangan global secara bersama-sama.

Kedua belah pihak sepakat untuk terus memperdalam dialog dan komunikasi, dan melakukan upaya untuk mempromosikan perkembangan hubungan Tiongkok-AS yang stabil dan sehat.

Dialog ini diselenggarakan bersama oleh Departemen Internasional Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok dan Masyarakat Asia Amerika Serikat.