Sichuan, Radio Bharata Online - Seekor anak panda raksasa telah lahir di Provinsi Sichuan, barat daya Tiongkok, menurut Pusat Penelitian dan Konservasi Tiongkok untuk Panda Raksasa, Selasa (20/6). Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa anaknya adalah betina.
Panda raksasa Xinxin melahirkan anaknya pada 29 Mei 2023 di Pangkalan Panda Raksasa Shenshuping di Cagar Alam Nasional Wolong. Ini adalah kelahiran pertama tahun ini di antara panda di pusat penangkaran tersebut.
Pada akhir Februari tahun ini, Xinxin dan seekor panda raksasa jantan bernama Huayang berhasil kawin secara alami. Setelah sekitar dua bulan, Xinxin menunjukkan tanda-tanda kehamilan, seperti nafsu makan berkurang dan aktivitas meningkat, menurut departemen pembiakan di pangkalan tersebut.
"Dengan perawatan yang baik dari para penjaga kami, induk dan anaknya dalam keadaan sehat. Anaknya tumbuh sehat dan menjadi hitam putih. Kami menimbang anaknya setiap lima hari dan saat ini beratnya 721 gram," ujar Wei Rongping, seorang anggota staf ahli dari Pusat Penelitian dan Konservasi Tiongkok untuk Panda Raksasa.
Begitu Xinxin memasuki tahap akhir kehamilan, tim pembiakan terus memantau perilakunya melalui pengawasan video dan observasi di tempat. Setelah kelahiran, tim segera menilai status kesehatan panda raksasa dan anaknya tersebut.
"Selanjutnya kami akan terus melakukan pemantauan menyeluruh pada manajemen pemulihan pascapersalinan Xinxin dan anaknya sehingga kami dapat melakukan penyesuaian pemberian makan tepat waktu untuk memastikan kesehatan dan keselamatan induk panda raksasa dan anaknya," jelas Wang Rui, seorang penjaga di Pusat Penelitian dan Konservasi Panda Raksasa Tiongkok.
Sejak mengatasi tantangan pengembangbiakan panda raksasa pada 1990-an, pangkalan tersebut telah membentuk populasi penangkaran spesies terbesar di dunia.