Sichuan, Radio Bharata Online - Empat orang telah dipastikan tewas dan tiga lainnya masih hilang setelah tanah longsor melanda sebuah kabupaten di Provinsi Sichuan, barat daya Tiongkok pada Selasa (27/6) dini hari. 

Hujan deras menyebabkan tanah longsor di kotapraja Miansi dan Weizhou di Kabupaten Wenchuan, kata biro manajemen darurat kabupaten itu. Pemerintah setempat meluncurkan rencana darurat dan mendirikan markas garis depan di Desa Xiangqian Kotapraja Miansi menyusul bencana yang tiba-tiba terjadi tersebut.

Berbagai gugus tugas dari rumah sakit, transportasi, urusan air, sumber daya alam, dan departemen lain bergegas ke daerah yang terkena bencana untuk diselamatkan.

Lebih dari 20 perwira dan tentara juga dikirim oleh detasemen di bawah korps polisi bersenjata provinsi Sichuan, membawa peralatan penyelamat seperti drone dan pendeteksi kehidupan, dalam upaya melakukan pencarian dan penyelamatan.

Pada Selasa pukul 17:00, lebih dari 900 orang yang terkena dampak tanah longsor telah dipindahkan dan tidak ada rumah yang rusak, menurut departemen publisitas kabupaten tersebut.

Menyusul tanah longsor, otoritas lokal mengirim lebih dari 500 petugas penyelamat untuk bergabung dalam operasi penyelamatan, dengan upaya penyelamatan masih berlangsung, kata departemen tersebut.

Pihak berwenang juga telah mengirim pekerja untuk memperbaiki jalan dan menilai risiko bencana geologis lebih lanjut.