Changchun, Radio Bharata Online - Festival Film Changchun ke-18 resmi dibuka di Changchun, Provinsi Jilin, timur laut Tiongkok, pada hari Senin (28/8) dengan tema "Era Baru, Tempat Lahir Baru, Kekuatan Baru, Terobosan Baru". Festival ini dijadwalkan berlangsung dari hari Senin hingga Sabtu (2/9) mendatang.
Sebanyak 15 film telah memasuki kompetisi final untuk memperebutkan Golden Deer, penghargaan untuk film terbaik, termasuk film fiksi ilmiah "The Wandering Earth II", film thriller komedi sejarah "Full River Red", film epik fantasi "Creation of the Gods I" dan film misteri "Kingdom of Storms": Kingdom of Storms" dan film kriminal misteri "Lost in the Stars."
Sepuluh penghargaan, termasuk untuk film, sutradara, aktor dan aktris terbaik, dan skenario terbaik, akan diberikan selama festival berlangsung.
"Tahun ini kami terus mengeksplorasi presentasi dan ekspresi yang beragam dari Festival Film Changchun. Kami berharap dapat merefleksikan bagaimana film memberdayakan kota dan proses festival film tumbuh dan berkembang. Festival film ini akan mengumpulkan kekuatan baru dan mencari terobosan baru untuk film berbahasa Mandarin dan industri film Tiongkok," ujar Gao Jiaying, Direktur Umum upacara pembukaan Festival Film Changchun ke-18.
Changchun adalah rumah bagi studio film pertama Republik Rakyat Tiongkok, yang dikenal sebagai "tempat lahirnya industri film Tiongkok Baru".
Dimulai pada tahun 1992, Festival Film Changchun adalah salah satu dari empat festival film utama di Tiongkok. Festival ini berubah dari acara dua tahunan menjadi acara tahunan pada tahun 2021.
Festival film tahun ini juga akan mencakup seminar, kegiatan untuk menghormati "tempat lahirnya" industri film Tiongkok, dan berbagai acara pemasaran dan promosi.
"Prioritas pertama adalah pengaruh film terhadap penonton. Kedua, kita harus kembali ke profesionalisme. Kami telah merumuskan standar evaluasi dari perspektif profesionalisme, selain mempertimbangkan tanggapan penonton seperti 'luar biasa', 'menyentuh', atau 'luar biasa'," ujar Huang Jianxin, Ketua panel juri.
Segmen pemutaran film akan menampilkan delapan film Rusia, termasuk "The Cranes Are Flying," yang memenangkan Palme d'Or di Festival Film Cannes 1958, dan "12", sebuah film remake berbahasa Rusia dari film drama hukum Amerika tahun 1957, "12 Angry Men," selain 25 film Tiongkok seperti film drama komedi tahun 2018 "Dying to Survive".