Beijing, Bharata Online - Presiden Dominika, Sylvanie Burton, memuji modernisasi Tiongkok dan pelestarian sejarah serta budaya selama kunjungannya baru-baru ini ke negara tersebut.

Selama perjalanan tersebut, Presiden Burton bertemu dengan para pemimpin tertinggi Tiongkok, menghadiri KTT Perempuan Global, berinteraksi dengan para pengusaha muda, mengunjungi perusahaan-perusahaan Tiongkok, dan mengunjungi berbagai tempat bersejarah budaya utama, termasuk Tembok Besar, Kota Terlarang, dan Museum Partai Komunis Tiongkok.

Dalam sebuah wawancara dengan China Media Group (CMG), Burton mengatakan bahwa sangat penting untuk mendengar Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menegaskan kembali dukungannya terhadap kesetaraan gender global, tidak hanya melalui kata-kata tetapi juga dengan mengalokasikan sumber daya yang nyata.

Ia juga menyoroti keberhasilan Tiongkok dalam menyeimbangkan modernisasi yang pesat dengan gaya hidup tradisional.

"Jadi bagi saya, Tiongkok telah melestarikan sejarahnya, seperti yang saya sebutkan, warisannya, dan bahkan masakannya. Saya biasanya berdiri di kamar hotel saya dan melihat semua jalan raya yang Anda miliki dan semua kendaraan. Bagi saya, ini adalah kontras. Di sini Anda memiliki modernisasi, tetapi Anda tidak meninggalkan apa yang akan membuat Anda tetap sehat, apa yang akan membuat Anda lebih cepat sampai ke tempat kerja. Jadi Anda telah menggabungkan keduanya, baik dalam hal modernisasi maupun apa yang biasa Anda lakukan sebelumnya," ujarnya.

Presiden Burton juga memuji kemajuan teknologi Tiongkok, mengatakan bahwa Dominika dapat memperoleh manfaat dari kerja sama dengan Tiongkok dalam mengembangkan kapasitas teknologinya sendiri.

"Teknologi di Tiongkok adalah sesuatu yang kami perhatikan dan saya melihat Tiongkok harus datang ke Dominika untuk membantu kami dalam pengembangan teknologi kami. Jadi itu juga sesuatu yang saya lihat sebagai hal positif bagi Tiongkok. Banyak pekerjaan telah dilakukan. Saya memuji Tiongkok atas pekerjaan yang telah mereka lakukan dan pekerjaan yang terus mereka lakukan," katanya.