BEIJING, Radio Bharata Online - Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok pada Rabu pagi, mengeluarkan peringatan merah untuk Topan Doksuri, yakni peringatan paling parah dalam sistem peringatan empat tingkatnya. Doksuri menjadi topan kelima tahun ini, yang diperkirakan akan membawa angin kencang dan hujan lebat ke bagian timur dan selatan Tiongkok.
Pusat Meteorologi Nasional dalam sebuah pernyataan menyebutkan, topan itu teramati berkonsentrasi di atas laut, sekitar 350 kilometer selatan Taiwan pada Rabu pukul 8 pagi, diperkirakan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 10 hingga 15 kilometer per jam. Kemungkinan besar akan mendarat sebagai topan parah, di daerah pesisir Kota Jinjiang Provinsi Fujian Tiongkok timur, daerah perbatasan provinsi Fujian dan Guangdong, pada Jumat pagi tanggal 28 Juli.
Beberapa wilayah pesisir di sekitar Selat Bashi, perairan timur laut dan selatan Laut Tiongkok Selatan, Selat Taiwan, serta wilayah pesisir Taiwan dan Fujian, diperkirakan akan mengalami angin kencang.
Pusat meteorologi telah mengeluarkan peringatan, yang menangguhkan pertemuan di dalam dan luar ruangan, serta operasi luar ruangan yang berbahaya. Badan ini telah merekomendasikan pemindahan orang yang tinggal di lokasi yang rentan. Pusat meteorologi juga menyerukan persiapan mengantisipasi topan darurat, dan tindakan pencegahan terhadap kemungkinan bencana geologis.
Pihak berwenang di seluruh provinsi Guangdong, Fujian, dan Zhejiang mengikuti perkembangan topan dengan cermat, dan mengambil serangkaian tindakan pencegahan.
Grup Kereta Api Guangzhou di Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, telah meluncurkan tanggap darurat mulai Selasa pukul 2 siang. Beberapa rute kereta api di sepanjang pantai yang melalui daerah berisiko tinggi, telah ditangguhkan hingga hari Minggu.
Departemen perkeretaapian setempat akan menyesuaikan rencana pengoperasian kereta tepat waktu, sesuai dengan jalur dan area dampak topan. Mereka juga membuat pengumuman segera, dan membantu penumpang dalam memesan ulang tiket, serta pengembalian uang.
Semua kapal penangkap ikan di Provinsi Fujian Tiongkok timur, diminta untuk berlindung di pelabuhan terdekat, dan semua personel sudah diminta untuk kembali ke darat sebelum Rabu tengah hari. (CGTN)