BEIJING, Radio Bharata Online - Rapat Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang dipimpin oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping, digelar pada Jumat (28/4) lalu. Rapat tersebut  fokus menganalisis dan mempelajari situasi dan pekerjaan ekonomi dewasa ini.

Rapat tersebut berpendapat bahwa sejak tahun ini, pertumbuhan ekonomi Tiongkok lebih baik dari prediksi semula, permintaan pasar pulih secara bertahap, perkembangan ekonomi menunjukkan tren perbaikan dan kenaikan, dan operasi ekonomi telah berhasil mewujudkan awal yang baik.

Dalam rapat itu dijelskan bahwa dewasa ini, perbaikan ekonomi Tiongkok terutama bersifat restoratif, kekuatan endogennya masih kurang kuat, kebutuhannya masih kurang, transformasi dan peningkatan ekonomi menghadapi hambatan yang baru, sejumlah kesulitan masih perlu diatasi untuk mendorong pembangunan berkualitas tinggi. 

Rapat tersebut juga menekankan bahwa pemulihan dan perluasan kebutuhan adalah faktor utama bagi perbaikan dan peningkatan ekonomi secara berkelanjutan. Kebijakan fiskal yang positif hendaknya terus diperkuat, dan kebijakan moneter yang mantap diharapkan semakin akurat, untuk membentuk kekuatan gabungan guna memperluas kebutuhan. Hendaknya terus meningkatkan pendapatan warga kota dan desa, memperbaiki iklim konsumsi, mendorong konsumsi jasa seperti kebudayaan dan pariwisata. Hendaknya memainkan peranan panduan investasi pemerintah dan insentif kebijakan dengan baik, untuk menarik investasi masyarakat secara efektif.

Pimpinan rapat meminta untuk terus mempertahankan “dua keteguhan”, menghapus rintangan hukum dan peraturan serta hambatan yang tersembunyi yang mempengaruhi persaingan usaha dalam perusahaan-perusahaan milik negara dan swasta, serta terus menguatkan keyakinan entitas bisnis dan membantu pemulihan dunia usaha.

sumber CRI