Sichuan, Radio Bharata Online - China National Petroleum Corporation (CNPC), produsen dan pemasok minyak dan gas terbesar di negara itu, pada hari Kamis (20/7) meresmikan pengeboran sumur minyak dan gas sedalam lebih dari 10.000 meter di Cekungan Sichuan di barat daya Tiongkok, yang merupakan pengeboran sumur eksplorasi ilmiah tersulit di dunia sejauh ini.

Sumur ini terletak di Kabupaten Jiange, Kota Guangyuan, Provinsi Sichuan, barat daya Tiongkok. Sumur itu akan menjalani operasi selama lebih dari 600 hari di tengah kondisi geologi yang rumit dan kesulitan pengeboran untuk mengungkap rahasia formasi purba yang berasal dari 650 juta tahun yang lalu.

Sumur ini memiliki elevasi permukaan 717 meter dan kedalaman sumur yang dirancang sebesar 10.520 meter. Suhu tertinggi di dasar sumur dapat mencapai 224 derajat Celcius, dan tekanan tertinggi dapat mencapai 138 MPa.

"138 MPa setara dengan tekanan tinggi yang kami tahan di bawah air laut sedalam 13.800 meter, di mana kandungan hidrogen sulfida mencapai 45 gram per meter kubik. Sumur ini menjadi tolok ukur 13 indikator kesulitan teknik global, tujuh di antaranya adalah yang terdepan di dunia, dan tingkat kesulitan pengeborannya menempati urutan pertama di dunia," kata Ma Yong, Wakil Direktur departemen teknologi teknik di PetroChina Southwest Oil and Gasfield Company.

Sebagai sumur eksplorasi ilmiah pertama dengan kedalaman lebih dari 10.000 meter di Cekungan Sichuan, sumur ini bertanggung jawab untuk eksplorasi ilmiah serta penemuan minyak dan gas. Dengan penerapan teknologi mutakhir yang dikembangkan sendiri oleh Tiongkok, proyek pengeboran ini akan memberikan dukungan teknis dan peralatan untuk pengeboran sumur ekstra dalam di Tiongkok.

"Cekungan Sichuan merupakan cekungan gas alam super yang paling menjanjikan dengan potensi produksi sebesar 100 miliar meter kubik di Tiongkok. Sumber daya yang akan dibuktikan terutama terkonsentrasi di lapisan dalam dan ekstra-dalam. Mengebor sumur sedalam 10.000 meter di Cekungan Sichuan berarti mencapai terobosan dalam eksplorasi minyak dan gas di lapisan super dalam dan eksplorasi lapisan ekstra dalam di Tiongkok, yang mencapai kedalaman 10.000 meter," jelas Zhao Luzi, ahli teknis dari PetroChina Southwest Oil and Gasfield Company.

Pengeboran sumur sedalam 10.000 meter itu merupakan operasi yang paling menantang sejauh ini di dunia karena struktur geologinya yang kompleks. Tujuh tantangan kelas dunia tersebut meliputi kedalaman yang dirancang sebesar 10.520 meter, kedalaman kedua yang melebihi 10.000 meter di Tiongkok. Sementara itu, suhu yang tinggi yaitu 224 derajat Celcius di dasar sumur akan memberikan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada instrumen dan peralatan pengeboran.