Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin dalam konferensi pers hari Senin kemarin (12/06) menyatakan, Partai Progresif Demokrat (DPP) Taiwan menjadikan dirinya sebagai bidak dan umpan meriam dalam strategi AS untuk “mencegat Tiongkok dengan memanfaatkan Taiwan”, hal tersebut akan membawa malapetaka yang serius kepada Taiwan. Diyakini, masyarakat Taiwan akan dapat melihat jelas ambisi AS yang merugikan Taiwan dan sifat asli DPP yang mengorbankan Taiwan, dan dengan tegas berpihak pada keadilan nasional dan sejarah.

Menurut laporan, belakangan ini, penanggung jawab Kantor Urusan Luar Negeri Taiwan dalam wawancaranya dengan BBC menyatakan terima kasihnya kepada AS atas penyediaan senjata serta bantuan pelatihannya terhadap pasukan Taiwan. Menanggapi hal tersebut, Wang Wenbin menunjukkan, selama beberapa waktu terakhir, politikus AS menggembar-gemborkan bahwa setiap keluarga Taiwan seharusnya memliki senapan AR-15, dan ingin menjual rudal anti-pesawat Stinger kepada Taiwan, mempersenjatai Taiwan menjadi seekor “landak”. Di sisi lain, AS mengumumkan akan menghancurkan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., Ltd. (TSMC), menyusun rencana untuk menghancurkan Taiwan. Bagaimanapun AS mengutarakan maksudnya untuk mendukung Taiwan, yang sesungguhnya diinginkan AS adalah bagaimana memanfaatkan bahkan mengorbankan Taiwan untuk menjaga kepentingannya sendiri.

Pewarta : CRI