Zhejiang, Radio Bharata Online - Seorang pengemudi bus di rute yang menghubungkan daerah perkotaan dan pedesaan di Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur, mengatakan dia telah menyaksikan perubahan transformatif di desa-desa setempat, berkat penerapan Program Kebangkitan Pedesaan Hijau selama 20 tahun terakhir.

Zhejiang meluncurkan sebuah program pada bulan Juni 2003, untuk merenovasi sekitar 10.000 desa yang tergabung dan mengubah sekitar 1.000 desa pusat, yang di antaranya menjadi contoh kemakmuran sedang dalam segala hal.

Sekitar 20 tahun kemudian, program ini telah menghidupkan kembali desa-desa dan memberdayakan masyarakat setempat. Shen Shuigen, seorang sopir bus di rute 101, telah bekerja di rute tersebut selama 20 tahun. Busnya melewati daerah pedesaan dan perkotaan Kota Jiaxing di Zhejiang, dan telah menyaksikan transformasi dengan matanya sendiri.

"Jalan untuk jalur bus ini sudah banyak berubah. Dulu jalan sempit selebar tujuh meter, sekarang ada enam jalur di beberapa tempat. Kedua sisi jalan dulu kotor dan berantakan, dan sekarang sama indahnya sebagai taman di daerah perkotaan," ungkap Shen.

Desa Fenglian adalah salah satu desa di sepanjang jalur bus. Dengan pelaksanaan Program Kebangkitan Pedesaan Hijau, desa telah berubah menjadi objek wisata, dan penduduk desa telah memulai bisnis untuk melayani para wisatawan.

"Saya telah melihat kampung halaman saya menjadi lebih baik dan menyambut lebih banyak wisatawan. Jadi saya ingin memulai bisnis saya di desa, sehingga saya bisa tinggal lebih dekat dengan rumah, lebih dekat dengan orang tua saya dan merasa lebih nyaman. Sekarang saya bisa mendapatkan penghasilan 30.000 hingga 40.000 yuan (sekitar 62 juta hingga 83 juta rupiah) sebulan," ujar Chen Kaile, pemilik kedai kopi setempat.

Kesuksesan Desa Lianfeng juga dialami oleh banyak desa lain di sepanjang rute bus, termasuk Desa Sanxing yang telah menorehkan kesuksesannya sendiri dengan mengembangkan kebun buah persiknya.

"Awalnya, kami menggunakan perahu untuk mengambil buah persik untuk dijual di pasar. Sekarang kami dapat menggunakan internet dan menjual buah persik ke seluruh negeri menggunakan perusahaan logistik ekspres," kata Xu Lijun, Sekretaris Komite Partai di Desa Sanxing.

Dengan berkembangnya industri khusus seperti pertanian persik, para petani telah melihat peningkatan besar dalam pendapatan mereka. Pada tahun 2002, pendapatan petani di Jiaxing menduduki peringkat pertama di Provinsi Zhejiang, selama 19 tahun berturut-turut, dan pendapatan tahunan di setiap desa melebihi 1,5 juta yuan (sekitar 3 miliar rupiah).

"Berdasarkan Program Kebangkitan Pedesaan Hijau, kami mengintegrasikan berbagai departemen untuk mengerjakan proyek pembangunan desa baru, pengolahan limbah pedesaan, pembangunan jalan pedesaan, dan kecantikan desa. Dengan berfokus pada pembangunan pedesaan, kami telah berhasil membangun banyak desa yang indah," jelas Sun Hongying, Direktur Divisi Pertanian dari Biro Keuangan Kota Jiaxing.