SHANGHAI, Radio Bharata Online - Seminar Transportasi Cerdas ke-12 diadakan di Distrik Jing'an, Shanghai pada Rabu (17/5) yang lalu.
Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut membahas topik populer di empat sektor utama, yaitu manajemen lalu lintas cerdas, transportasi cerdas, jalan raya cerdas, dan sistem infrastruktur kendaraan kooperatif, dalam satu forum utama dan 13 forum sampingan.
Lebih dari 120 pakar, cendekiawan, dan perwakilan dari bisnis seperti Shanghai SEARI Intelligent System Company (SEISYS), Baidu, Huawei, dan Alibaba Cloud hadir dalam acara tersebut.
Xu He, pendiri 7its.com, sebuah think tank online di industri transportasi, mengatakan bahwa total investasi dalam transportasi cerdas perkotaan mencapai 280 miliar yuan (US$40 miliar) selama lima tahun terakhir, di antaranya manajemen lalu lintas cerdas mengambil alih proporsi terbesar dengan investasi lebih dari 200 miliar yuan.
Pada kesempatan itu, Wu Xiaodong, presiden SEISYS, yang menjalankan lebih dari 80 persen jaringan transportasi cerdas Shanghai, mengatakan bahwa selain teknologi baru, perusahaan di industri ini harus terlibat dalam menetapkan standar.
Dia menambahkan bahwa perusahaan harus lebih memanfaatkan praktik dan teknologi mereka sendiri untuk menawarkan ide dan saran untuk pembuatan kebijakan. Ini berarti bahwa perusahaan terkait erat dengan industri serta seluruh masyarakat.
Perusahaan SEISYS sendiri telah terlibat dalam transportasi cerdas selama lebih dari 30 tahun, dan telah merumuskan banyak kode etik industri. Perusahaan ini telah menulis 191 standar nasional dan 115 standar industri dan telah menjadi pemain kunci dalam pengembangan sistem transportasi pintar di Shanghai.
Wu dalam pidatonya di forum utama tersebut mengatakan, "Perusahaanya bertanggung jawab atas jalan cerdas pertama Shanghai, di Jalan Baiyin, di Distrik Jiading,"
Wu menyebut "perusahaan yang dipimpinnya telah menciptakan pusat komando komisi transportasi Shanghai, yang merupakan pusat koordinasi operasi transportasi terlengkap di Tiongkok, dan platform informasi lalu lintas kota, basis data besar paling awal di negara itu untuk transportasi perkotaan."
Perkembangan transportasi cerdas Shanghai telah berada di jalur cepat dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan Februari, Area Baru Pudong merilis peraturan yang mempromosikan inovasi mengemudi tanpa awak dan kendaraan cerdas, Taksi otonom yang pertama di Shanghai ini juga telah disetujui untuk mulai beroperasi pada pertengahan April di Distrik Jiading.
Kota Shanghai sendiri diketahui telah mengeluarkan persetujuan pengujian jalan dan pelat pilot untuk 624 kendaraan cerdas dan terhubung dari 28 perusahaan sejak tahun lalu, dengan total jarak tempuh pengujian lebih dari 14,22 juta kilometer. Seorang pejabat kota Shanghai mengatakan, ada 926 jalan di kota yang tersedia untuk perjalanan cerdas.