Taiyuan, Radio Bharata Online - Kantin kesejahteraan masyarakat yang menyajikan makanan terjangkau dan bergizi untuk para lansia dan kelompok yang kurang beruntung telah muncul di Taiyuan, ibu kota provinsi Shanxi di Tiongkok utara, sebagai bagian dari proyek mata pencaharian di kota tersebut.

Ada 280,04 juta penduduk Tiongkok yang kini berusia 60 tahun ke atas, dan 209,78 juta di antaranya berusia 65 tahun ke atas. Jumlah mereka mencapai 14,9 persen dari total populasi Tiongkok, menurut angka yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional pada bulan Februari 2023.

Taiyuan adalah kota pertama di Shanxi yang memiliki populasi penduduk lanjut usia. Menurut sensus penduduk nasional ketujuh, dari total populasi Taiyuan yang berjumlah 5,36 juta jiwa, 850.000 orang berusia di atas 60 tahun, atau 16,2 persen dari total populasi kota.

Untuk mempromosikan perawatan lansia di kota ini, pemerintah Taiyuan telah mengambil berbagai langkah, dan kantin kesejahteraan adalah salah satunya.

Kantin komunitas menyediakan pilihan tempat makan yang nyaman bagi para lansia. Mereka dapat menikmati makanan lezat dengan harga kurang dari 10 yuan (sekitar 21.700 rupiah), dan mereka yang berusia 60 tahun ke atas berhak mendapatkan diskon tambahan.

Kantin-kantin ini melayani para lansia yang rentan, beberapa di antaranya tinggal sendirian dan kesulitan untuk memasak dan makan. Layanan berbasis komunitas tersebut juga bermanfaat bagi kelompok rentan lainnya, seperti penyandang disabilitas fisik dan anak-anak yang hidup dalam kesulitan, dengan pemerintah setempat menawarkan subsidi makan untuk mendukung mereka.

Sejak tahun 2021, departemen urusan sipil kota Taiyuan telah bekerja sama dengan hampir 100 perusahaan katering dan perusahaan manajemen properti untuk mempromosikan pengembangan kantin komunitas.

Saat ini, hampir 400 kantin komunitas telah beroperasi di kota tersebut. Kantin-kantin di Taiyuan itu telah menerima lebih dari 4,7 juta pesanan dan melakukan 10 juta layanan.