Foshan, Radio Bharata Online - Masyarakat di seluruh Tiongkok berbondong-bondong ke pasar untuk melakukan pembelian musiman khusus menjelang Tahun Baru Imlek.
Di sebuah supermarket di Kota Foshan, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, produk perayaan yang memukau menjadi pusat perhatian, dengan lentera, pola Fu (keberuntungan), permen, dan masih banyak lagi yang ditawarkan.
"Saya datang ke sini untuk melihat-lihat. Saya ingin membeli semua yang saya butuhkan untuk Festival Musim Semi dan saya akan membeli banyak," ujar Wang, seorang konsumen.
Menurut Kepala supermarket tersebut, mereka telah menerima pesanan pembelian berkelompok dari banyak perusahaan, dan kegiatan promosi musiman sedang berlangsung.
"Makanan khas lokal seperti kue Manggong, donat wijen, sosis Kanton dan makanan kering, serta jamur, cumi-cumi, dan makanan laut, semuanya tersedia dan dipajang di pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen," ujar Wu Xianghua, Kepala supermarket tersebut.
Selain melakukan pembelian untuk Festival Musim Semi, masyarakat juga melakukan persiapan untuk bersantap di restoran pada malam Tahun Baru Imlek.
Makan malam reuni Malam Tahun Baru adalah momen penting dalam setahun di Tiongkok ketika anggota keluarga pulang ke rumah untuk merayakan akhir tahun yang sibuk dan menyambut tahun yang baru.
Banyak restoran yang telah penuh dipesan untuk makan malam Tahun Baru, dengan harga makan malam biasa berkisar antara 600 yuan (sekitar 1,3 juta rupiah) hingga 1.200 yuan (sekitar 2,6 juta rupiah).
Dengan kesibukan konsumen membeli untuk Festival Musim Semi, para pedagang memanfaatkan kesempatan tersebut dan melakukan upaya untuk memenuhi lonjakan permintaan.
Kota Binzhou di Provinsi Shandong, Tiongkok timur terkenal dengan makanan lautnya, dan para pedagang di sana memproses, mengemas, dan mengirim produk ke seluruh negeri.
Di sebuah bengkel pengolahan makanan laut, para pekerja terlihat sibuk menyortir, mengemas, dan mengemas produk makanan laut yang populer seperti ikan ekor rambut, dan memuatnya ke dalam truk untuk dikirim ke seluruh negeri.
"Menjelang Festival Musim Semi, lebih dari 100 pekerja di bengkel ini dapat memproses sekitar 35 ton ikan ekor rambut setiap hari, dengan harga jual sekitar 600.000 hingga 700.000 yuan (sekitar 1,3 hingga 1,5 miliar rupiah)," ujar Guo Fenghua, Manajer Umum perusahaan makanan laut tersebut.
Di toko lain, para pekerja sedang menyiapkan udang untuk meja makan di seluruh negeri.
"Kami mengolah sekitar 1.000 kilogram udang setiap hari, yang dapat dijual dengan harga sekitar 10.000 yuan (sekitar 21,8 juta rupiah)," kata Fan Kejun, Kepala toko makanan laut.
Festival Musim Semi tahun ini jatuh pada tanggal 10 Februari 2024. Perayaan itu biasanya berlangsung selama 16 hari, mulai dari Malam Tahun Baru Imlek hingga Festival Lampion.