BENGKAYANG, Bharata Online - Investor Tiongkok menyebutkan Kota Singkawang berpeluang menjadi pusat riset pertanian dan teknologi di Kalbar menyusul rencana investasi dari Aliansi Sains dan Teknologi Universitas Pertanian Tiongkok yang akan membangun sejumlah laboratorium penelitian untuk mendukung pengembangan sektor pertanian, pangan, peternakan, hingga pengelolaan sumber daya air.
Perwakilan Aliansi Sains dan Teknologi Universitas Pertanian Tiongkok, Mr Jay, mengatakan seluruh pembangunan laboratorium ditargetkan selesai paling lambat 20 Mei 2027 yang tidak hanya berfokus pada inovasi pertanian, tetapi juga mendukung pengelolaan sumber daya air yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan produksi pertanian.
"Selain laboratorium riset pertanian, kami juga akan membangun laboratorium pengujian kualitas air, melakukan pemetaan sumber air bersih di Kota Singkawang, serta menghadirkan teknologi pengolahan air limbah," katanya di Singkawang, Rabu.
Ia menjelaskan laboratorium yang direncanakan meliputi Laboratorium Protein Hewan dan Teknologi Pangan, Laboratorium Pengembangan Energi Baru Berbasis Kelapa Sawit, serta Laboratorium Peningkatan Nilai Tambah Produk Tanaman dan Buah yang diharapkan dapat mendorong hilirisasi komoditas unggulan Kalimantan Barat.
Seperti dikutip dari Antara, selain pengembangan riset, kerja sama tersebut juga membuka peluang modernisasi sektor peternakan. Perwakilan Shanghai Extra Machinery, Profesor Yang, menawarkan sistem peternakan terintegrasi berbasis teknologi digital yang mencakup Internet of Things (IoT) Netfarm, sistem penyimpanan dan distribusi hasil peternakan, peternakan babi, ayam petelur, ayam pedaging, ternak lainnya, hingga sistem produksi akuakultur.
Menurutnya, penerapan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung pengembangan industri peternakan modern di Singkawang.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyambut baik rencana investasi tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian berbasis inovasi dan teknologi. Pemerintah Kota, kata dia, siap memfasilitasi kebutuhan investor, mulai dari penyediaan data hingga percepatan proses perizinan.
"Kami siap membantu menyediakan seluruh data yang diperlukan dan memfasilitasi proses perizinan agar pembangunan laboratorium ini dapat segera direalisasikan," katanya. [Antara]