TOKYO, Bharata Online - Duta Besar Tiongkok untuk Jepang, Wu Jianghao, pada hari Minggu mendesak Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk segera mencabut pernyataannya yang keliru mengenai wilayah Taiwan di Tiongkok dan mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
Wu menyampaikan seruan tersebut dalam sebuah artikel berjudul "Dengan Tegas Menjunjung Tinggi Prinsip Satu Tiongkok dan Menjaga Tatanan Internasional Pasca-Perang", yang diterbitkan di The People's Daily.
Mengutip beberapa dokumen internasional seperti Instrumen Penyerahan Jepang pada tahun 1945 dan Pernyataan Bersama Tiongkok-Jepang tahun 1972, Wu mengecam Takaichi karena secara serius merusak hukum internasional, norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional, tatanan internasional pasca-Perang Dunia II, dan secara fundamental mengikis fondasi politik hubungan Tiongkok-Jepang.
Duta Besar Tiongkok tersebut mengatakan bahwa satu-satunya hal yang benar bagi Jepang adalah dengan sungguh-sungguh mematuhi komitmen politik yang telah berulang kali dibuatnya selama beberapa dekade terakhir, berhenti merusak tatanan internasional pasca-Perang Dunia II, segera mencabut pernyataannya yang keliru, dan mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
Wu juga mencatat bahwa segala kecanggihan dan kata-kata licik adalah penipuan diri sendiri, segala upaya untuk menghindari tanggung jawab tidak akan pernah berhasil, dan segala tindakan yang memperburuk kesalahan hanya akan mengakibatkan konsekuensi yang lebih serius. [CCTV+]
International
Minggu, 30 November 2025 | 17:40 WIB
Duta Besar Tiongkok untuk Jepang Mendesak PM Jepang Segera Mencabut Pernyataan Keliru Mengenai Taiwan Milik Tiongkok
Oleh