JAKARTA, Radio Bharata Online - Perum Bulog buka suara soal kabar bahwa pemerintah akan menggandeng Tiongkok menanam padi di Kalimantan Tengah. Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, mengatakan, pihaknya siap menjadi offtaker atau pembeli untuk komoditas tersebut.
Kepada wartawan di Bulog Corporate University, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, Bayu kemudian menjelaskan pihaknya siap, jika diminta pemerintah untuk membeli hasil padi yang ditanam di kawasan tersebut. Menurutnya, Bulog mampu untuk mengeksekusi pembelian tersebut.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi , Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pemerintah bakal melibatkan Tiongkok dalam proyek ketahanan pangan di Indonesia.
Menurut Luhut, Tiongkok berencana menerapkan teknologi penanaman padi canggih di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Kawasan tersebut diketahui merupakan salah satu bagian dari food estate yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Luhut menjelaskan Tiongkok mempunyai teknologi canggih untuk memaksimalkan penanaman padi, sehingga negara tersebut bisa melakukan swasembada beras. Rencana Tiongkok ini sudah dilaporkan kepada Presiden Jokowi.
Melalui akun Instagram, @luhut.pandjaitan, yang diakses Senin lalu, Luhut mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki luas lahan 1 juta hektare. Namun, Tiongkok akan menanam padi bertahap per 100 ribu hektare lebih dahulu. Menurut Luhut, Perum Bulog nantinya bakal ditunjuk sebagai penyerap hasil panen padi di Kalimantan Tengah. (detik)