WONOSOBO, Radio bharata Online - Sedikitnya 240 hektar lahan. Sementara itu, 88 pendaki gunung tersebut telah dievakuasi.
Bambang Trie, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo mengatakan, kebakaran di Gunung Sumbing terjadi di petak 29-1 dan petak 29-2. Dari dua petak tersebut, 240,2 hektare lahan hangus terbakar.
Tanaman yang terbakar didominasi rumput ilalang. Bambang berharap api segera padam dan tidak merembet ke lahan pertanian warga.
Menurut Bambang, kebakaran pernah terjadi di Gunung Sumbing pada musim kemarau tahun 2019. Namun saat itu imbasnya lebih kecil jika dibanding dengan kebakaran saat ini. Bambang mengingatkan warga maupun pendaki untuk berwaspada dan tidak bermain api. Mengingat tahun ini musim kemarau terjadi lebih panjang.
88 Pendaki Gunung Dievakuasi
Polda Jawa Tengah mencatat total ada 88 pendaki yang dievakuasi saat terjadi kebakaran hutan di lereng Gunung Sumbing.
menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Petugas telah mengevakuasi 88 pendaki yang sebelumnya sudah teregistrasi di base camp Lamuk, base camp Bowongso dan base camp Dusun Garung. Mereka semua dalam keadaan selamat.
Selain penanganan kebakaran, Polda Jateng juga mengirim personel untuk mengantisipasi tindak kejahatan.
[Detikcom]