Beijing, Radio Bharata Online - Tidak ada pemenang dalam perang tarif atau perang dagang, dan penyalahgunaan tarif apa pun tidak menguntungkan siapa pun, ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, pada hari Kamis (10/7).
Mao menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Beijing, menanggapi pertanyaan media setelah Presiden AS, Donald Trump, mengatakan pada hari Rabu (9/7) bahwa tarif 50 persen akan dikenakan pada semua impor tembaga mulai 1 Agustus, dengan alasan "keamanan nasional".
"Posisi Tiongkok dalam masalah ini sangat jelas. Kami secara konsisten menentang segala bentuk perluasan konsep keamanan nasional. Kami juga selalu yakin bahwa tidak ada pemenang dalam perang tarif dan perang dagang. Penyalahgunaan tarif tidak menguntungkan siapa pun," tegasnya.