Beijing, Bharata Online - Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Kamis (12/2) menyatakan penyesalan atas keputusan Uni Eropa (UE) untuk meminta pembentukan panel penyelesaian sengketa Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebagai tanggapan atas putusan pengadilan Tiongkok mengenai paten penting standar (SEP).
Tiongkok akan menangani permintaan tersebut dengan benar sesuai dengan prosedur penyelesaian sengketa WTO, dan akan dengan tegas membela hak dan kepentingannya yang sah, kata seorang pejabat dari departemen perjanjian dan hukum kementerian tersebut menanggapi pertanyaan media.
Pada 12 Februari 2026, waktu Jenewa, UE mengumumkan akan meminta pembentukan panel WTO terkait sengketa dengan Tiongkok mengenai putusan pengadilan terkait litigasi lisensi SEP.
Pejabat tersebut menekankan bahwa Tiongkok selalu sangat mementingkan perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI).
Menurutnya, dengan mematuhi aturan WTO dan komitmen aksesi secara ketat, Tiongkok terus meningkatkan legislasi dan penegakan HKI-nya, mencapai hasil yang jelas bagi semua orang.