Mombasa, Radio Bharata Online - Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang berpartisipasi dalam proyek-proyek Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) di Kenya telah menyumbangkan barang-barang bantuan untuk membantu penduduk yang terkena dampak setelah banjir melanda negara Afrika Timur tersebut dalam beberapa minggu terakhir.
Curah hujan yang tinggi yang terkait dengan fenomena cuaca El Nino telah menimbulkan malapetaka di Kenya sejak bulan Oktober, dengan lebih dari separuh dari 47 kabupaten di negara tersebut terkena dampaknya.
Banjir besar telah menewaskan sedikitnya 71 orang, menghancurkan rumah-rumah dan infrastruktur, membuat puluhan ribu orang kehilangan tempat tinggal dan memicu krisis kekurangan pangan.
Di bagian tenggara Kenya, Kabupaten Mombasa adalah salah satu yang paling parah dilanda bencana, dengan curah hujan mencapai 200-300 mm di beberapa daerah. Beberapa desa pesisir di daerah dataran rendah berada di bawah genangan air akibat genangan air yang parah.
Seorang ibu tunggal yang hanya mengidentifikasi dirinya sebagai Ellen, mengatakan bahwa dia telah mendirikan tempat penampungan di sebuah gereja yang terbengkalai di dekatnya sejak rumahnya terendam banjir.
"Rumah kami sekarang tidak bisa ditinggali, jadi kami harus tidur di tempat lain. Kami membutuhkan obat-obatan, selimut dan makanan untuk anak-anak. Kami tidak punya tempat tinggal, dan anak-anak harus tinggal di rumah orang lain," kata Ellen.
Bantuan bencana sedang berlangsung di seluruh Kenya karena hujan lebat telah memicu bencana sekunder seperti kekurangan makanan dan penyakit. Sementara itu, organisasi internasional dan perusahaan-perusahaan Tiongkok telah menyediakan barang-barang bantuan kepada orang-orang yang terkena dampak banjir.
"Selama beberapa hari terakhir, kami telah mendistribusikan barang-barang non-makanan (kepada) sekitar 600 keluarga yang telah kami bantu di Mombasa. Dan dalam hal bantuan makanan yang telah kami kerjasamakan dengan pemerintah daerah, kami telah mendistribusikan sekitar 4.000 paket," ujar Aisha Al-amin Al-husseini, anggota Palang Merah Kenya Cabang Mombasa.
Pada hari Rabu (22/11), sebuah truk bermuatan bahan bantuan yang disumbangkan oleh China Road and Bridge Corporation tiba di sebuah desa yang dilanda banjir parah di dekat Pelabuhan Mombasa. Bahan-bahan bantuan termasuk air minum, tepung, kasur, kelambu, selimut kemudian dibagikan kepada penduduk desa.