Hangzhou, Bharata Online - Pendiri perusahaan pembuat robot terkemuka Tiongkok, Unitree Robotics, mengatakan bahwa perusahaannya siap bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk mengembangkan robot humanoid dan memajukan kecerdasan buatan.
Wang Xingxing, pendiri dan CEO Unitree, berbicara setelah menjamu Kanselir Jerman, Friedrich Merz, yang berkunjung ke pusat teknologi Hangzhou di Tiongkok timur pada hari Kamis (26/2).
Merz tiba di Beijing pada hari Rabu (25/2) untuk memulai kunjungan resmi dua hari, sebelum melanjutkan perjalanannya ke Tiongkok pada hari Kamis (26/2) dengan mengunjungi Unitree Robotics yang berbasis di Hangzhou, yang kreasi robot humanoid inovatifnya telah menarik perhatian global yang signifikan.
Merz, bersama dengan anggota delegasi bisnisnya, mendengarkan pengenalan tentang beberapa komponen robot mutakhir yang diproduksi oleh perusahaan tersebut sebelum ia disuguhi demonstrasi tinju robot dan pertunjukan langsung dari segmen pertunjukan seni bela diri robot dinamis yang ditampilkan selama Gala Festival Musim Semi China Media Group 2026, yang disiarkan pada malam Tahun Baru Imlek.
Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN) setelah menjamu Merz dan delegasinya, Wang mengatakan bahwa ia merasakan dunia mulai memperhatikan industri robotika Tiongkok.
"Selama kunjungan Kanselir Merz, saya terutama memperkenalkan kemajuan perusahaan kami saat ini, memamerkan berbagai robot, kecil dan besar, dan menyoroti kemampuan robot kami untuk melakukan bela diri dan tinju, pertarungan robot, dan aplikasi industri. Sepanjang pertukaran kami, kami merasakan perhatian global terhadap industri robotika Tiongkok," ujar Pendiri Unitree tersebut.
Wang menyatakan harapan untuk meningkatkan kerja sama dengan perusahaan dari Jerman dan negara lain, sehingga dapat lebih mengembangkan robot humanoid dan kecerdasan buatan, dan pada akhirnya bermanfaat bagi seluruh dunia.
"Kami berharap dapat menjalin lebih banyak hubungan bisnis dan kerja sama dengan Jerman dan perusahaan di negara lain. Kami percaya teknologi robotika adalah milik masa depan dan seluruh dunia. Hanya melalui upaya bersama kita dapat melakukannya dengan baik. Dengan upaya bersama dunia, kita dapat mendorong robot humanoid dan AI ke tingkat selanjutnya dan benar-benar membuat robot bermanfaat bagi seluruh dunia," katanya.