Chongqing, Bharata Online - Operasi penyelamatan masih berlangsung karena beberapa kota dan kecamatan mengalami kerusakan parah setelah hujan deras mengguyur Kota Chongqing di barat daya Tiongkok dari Sabtu (23/5) malam hingga Minggu (24/5).
Menurut stasiun pemantauan hidrologi Chongqing, hujan lebat telah melanda 22 distrik dan kabupaten di Chongqing sejak Sabtu (23/5) malam, dan ketinggian air di 22 sungai di kota tersebut telah melebihi batas peringatan.
Daerah yang paling parah terkena dampak adalah Distrik Yongchuan, dengan tiga orang tewas dan 17 orang masih hilang, serta dua orang lainnya di Distrik Beibei.
Hujan deras telah memicu tanah longsor di Yongchuan, dan jalan menuju daerah inti yang terdampak di distrik tersebut telah tergenang, menghalangi kendaraan penyelamat kecil.
Mulai hari Minggu (24/5) pukul 14:00, Chongqing telah menyesuaikan status tanggap darurat pengendalian banjir di Distrik Yongchuan menjadi Level-I di tingkat kota, 29 distrik dan kabupaten, seperti Distrik Rongchang dan Distrik Beibei, menjadi Level-II, dan sembilan distrik dan kabupaten, termasuk Distrik Yuzhong, menjadi Level-III, kata markas besar pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan Chongqing.
Banjir dimulai pada Sabtu (23/5) pagi di Kota Jiasichang di Distrik Jiangjin, dengan curah hujan puncak per jam mencapai 51,2 milimeter.
Hujan deras yang terus menerus menyebabkan Sungai Qijiang setempat meluap dan menggenangi daerah dataran rendah, merusak fasilitas di sekolah dan toko-toko di jalanan.
"Ketika saya membuka pintu beberapa menit sebelum pukul 7:00, airnya sudah setinggi ini, jadi saya bergegas memindahkan barang-barang ke rak atas. Tak lama kemudian, air naik hingga setinggi paha saya. Saya tidak bisa menyelamatkan semua barang," kata He Xiaoxiong, seorang pemilik toko setempat.
Sementara itu, hujan lebat telah mengganggu lalu lintas di Distrik Dazu, dengan air banjir mencapai kedalaman sekitar 50 sentimeter di jalan utama di Kota Youting.
Pihak berwenang setempat telah bergegas ke lokasi dan membuka penutup lubang got untuk mempercepat drainase.
Komisi Nasional Penanggulangan Bencana Tiongkok mengaktifkan respons darurat Level IV untuk banjir dan bencana geologi di Chongqing pada hari Minggu (24/5).
Menurut Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok, sebuah tim kerja telah dikirim ke daerah yang terkena bencana untuk menilai situasi di lapangan dan membantu upaya penanggulangan bencana setempat, termasuk memastikan kebutuhan hidup dasar warga yang terkena dampak.