JAKARTA, Radio Bharata Online - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyatakan tidak bisa memaksa pihak swasta untuk melakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH) saat pelaksanaan KTT ASEAN Summit pada 5-7 September mendatang.
"Ya imbauan kan, kita tidak bisa memaksa tapi imbauan bahwa tanggal 5-7 itu ada kegiatan yang cukup besar," kata Heru di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2023).
Sebelumnya, Heru Budi Hartono meminta seluruh perusahaan swasta untuk work from home (WFH) selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Summit pada 5-7 September 2023 mendatang. Hal itu tidak lain sebagai upaya agar KTT ASEAN di Jakarta berjalan lancar.
"Kami hanya menghimbau diluar dari organisasi pemda DKI, kami menghimbau untuk bisa memberikan sumbangsih kelancaran KTT ASEAN yang akan dilaksanakan tanggal 5-7 September, maka pihak-pihak swasta bisa memulai memikirkan misalnya work from home (WFH) dengan kebijakan masing-masing," kata Heru
Heru menambahkan, dirinya akan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) untuk memberlakukan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di gedung milik Pemprov DKI yang berdekatan dengan lokasi KTT ASEAN. Bahkan Ia berencana untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi pelajar yang bersekolah di dekat dengan lokasi konferensi.
"Kalau di wilayah Pemda DKI saya akan memastikan membuat keputusan instruksi gubernur, misalnya sekolah, gedung-gedung Pemda disekitar titik lokasi nanti tempat kegiatan akan kami lakukan work from home," ujarnya. [OKEZONE]