JAKARTA, Radio Bharata Online – Jakarta, secara konsisten berada diurutan paling atas dari 10 kota paling terpolusi sejak Mei 2023.
Media dari Singapura, Channel News Asia (CNA) yang dikutip Bharata Online Kamis pagi menyebutkan, Ibu kota Jakarta menduduki puncak daftar sebagai kota paling berpolusi di dunia.
Media itu mengutip data dari perusahaan teknologi kualitas udara Swiss, IQAir, yang menyebutkan bahwa secara konsisten, Jakarta menempati peringkat atas diantara 10 kota paling terkontaminasi secara global pada Mei 2023.
Ditambahkan, kota yang berpenduduk lebih dari 10 juta jiwa ini, hampir setiap hari mencatat tingkat polusi udara yang tidak sehat.
Seorang warga Jakarta bernama Rizky, 35 tahun, khawatir hal itu akan memburuk dan membahayakan diri dan keluarganya. Menurutnya, situasinya sangat mengkhawatirkan, banyak anak yang menderita sakit dengan keluhan dan gejala yang sama seperti batuk dan pilek.
Menurut CNA, penduduk Jakarta telah lama mengeluhkan "udara beracun" dari lalu lintas yang kronis, asap industri, dan pembangkit listrik tenaga batu bara. Gugatan perdata pada tahun 2021, telah dimenangkan warga yang menuntut pemerintah supaya mengambil tindakan nyata untuk mengendalikan polusi.
Pengadilan memerintahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya menetapkan standar kualitas udara nasional, untuk melindungi kesehatan manusia. Sementara Menteri Kesehatan dan Gubernur DKI Jakarta, harus menyusun strategi untuk mengendalikan polusi udara.
Sementara itu, Presiden Jokowi kembali menyinggung rencana memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan di pulau Kalimantan.
Indonesia akan menunjuk Nusantara sebagai ibu kota baru tahun depan, dengam setidaknya 16.000 PNS, TNI dan Polri akan pindah ke sana. (CNA)