Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok siap bekerja sama dengan Palestina untuk meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat yang baru, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, pada Jum'at dalam konferensi pers untuk mengomentari kunjungan kenegaraan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas mendatang. Abbas akan mengunjungi Tiongkok dari tanggal 13 hingga 16 Juni 2023 atas undangan Presiden Xi Jinping.
"Presiden Abbas adalah teman lama dan baik rakyat Tiongkok, dan pemimpin pertama dari negara-negara Arab yang diterima oleh Tiongkok tahun ini, yang menunjukkan kualitas tinggi hubungan Tiongkok-Palestina," kata Wang.
"Tiongkok dan Palestina menikmati persahabatan tradisional. Tiongkok adalah salah satu negara pertama yang mengakui Organisasi Pembebasan Palestina dan Negara Palestina. Dengan komitmen pribadi Presiden Xi dan Presiden Abbas, hubungan Tiongkok-Palestina telah mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat di beberapa tahun terakhir, kepercayaan politik antara kedua negara semakin kuat, dan persahabatan antara kedua bangsa semakin meningkat," ungkapnya.
"Tiongkok bersedia mengikuti konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara dan bekerja sama dengan Palestina untuk mendorong persahabatan tradisional antara kedua negara ke tingkat yang baru," lanjut Wang.
Juru Bicara itu mengatakan masalah Palestina adalah inti dari masalah Timur Tengah dan membawa perdamaian dan stabilitas regional serta kejujuran dan keadilan internasional.
“Tiongkok selalu mendukung rakyat Palestina dalam tujuan mereka yang adil untuk memulihkan hak-hak yang sah. Presiden Xi Jinping telah mengirim pesan ucapan selamat ke pertemuan peringatan khusus PBB untuk memperingati Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina selama sepuluh tahun berturut-turut, meningkatkan inisiatif Tiongkok untuk mendorong penyelesaian masalah Palestina untuk beberapa kali, dan menekankan perlunya untuk secara tegas mendorong penyelesaian politik atas masalah Palestina berdasarkan solusi dua negara dan guna memperkuat upaya internasional untuk penyelesaian damai," papar Wang.
"Sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Tiongkok akan terus bekerja keras dengan komunitas internasional untuk penyelesaian masalah Palestina yang komprehensif, adil dan langgeng sejak dini," imbuhnya.