BEIJING, Bharata Online - Setelah menonton film Dear You, Duta Besar Thailand untuk Tiongkok, Chatchai Viriyavejakul, kepada China Daily mengatakan, film ini menyentuh hati banyak orang di Asia Tenggara, menunjukkan ikatan dan persahabatan antar orang-orang dari lintas budaya.
Pemutaran khusus film tersebut, yang diadakan pada hari Senin, mempertemukan sekitar 150 diplomat asing dan pasangan mereka, dari 74 kedutaan dan delapan organisasi regional dan internasional, di Tiongkok.
Menurut Chatchai, kisah ini mendapat resonansi khusus di Asia Tenggara, di mana banyak orang memiliki hubungan budaya dan sejarah dengan Tiongkok.
Film ini berpusat pada budaya qiaopi, yang merujuk pada tradisi generasi awal Tionghoa perantauan, yang mengirim surat dan kiriman uang ke kampung halaman. Paket-paket ini tidak hanya membawa uang dan pesan dari jauh, tetapi juga ikatan mendalam mereka dengan orang-orang terkasih dan tanah air.
Asisten Menteri Luar Negeri, Hong Lei, mengatakan bahwa di zaman modern, banyak orang Tionghoa telah bepergian ke luar negeri, bekerja keras, dan saling mendukung di negeri asing.
Menurut Hong, film Dear You, menceritakan kisah yang menyentuh hati yang melintasi ruang dan waktu, serta melampaui ikatan darah, menunjukkan keterikatan orang Tionghoa biasa kepada keluarga dan negara mereka, dan juga mengungkapkan ketulusan dan kebaikan mereka satu sama lain.
Tema yang familiar tentang migrasi untuk bekerja dan mencari rasa memiliki di negeri yang jauh, juga menyentuh hati Jonathan Austin, duta besar Selandia Baru untuk Tiongkok. Menurutnya, film ini berbicara kepada siapa pun yang pernah tinggal jauh dari rumah, termasuk para diplomat.
Hussam Al Husseini, Duta Besar Yordania untuk Tiongkok, mengatakan, ia sangat tersentuh oleh penggambaran kenangan dan ikatan keluarga dalam film tersebut, serta nilai-nilai yang diwujudkannya.
Sementara Zheng Xuanxuan, produser utama film tersebut, mengatakan bahwa film ini berkisah tentang ikatan yang tak terlihat, namun juga tak terputus, yang menghubungkan orang-orang dengan kampung halaman, orang-orang terkasih, dan akar budaya mereka di mana pun berada. (Sumber: China Daily)