JAKARTA, Radio Bharata Online - Sejumlah tokoh dunia akan hadir dalam Indonesia Sustainability Forum 2023. Nama Tony Blair hingga Elon Musk dikabarkan akan masuk dalam jajaran pembicara, dalam forum ekonomi berkelanjutan skala internasional tersebut.

Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Indonesia Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri, Shinta Kamdani menyebut Mantan PM Inggris Tony Blair akan hadir, sesuai undangan yang disampaikan ke sejumlah pengusaha global.

Dalam Media Briefing di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Selasa (22/8), Shinta mengatakan belum bisa memastikan kehadiran Bos Tesla Elon Musk di forum tersebut.  Namun Shinta menuturkan, kepala negara dari Singapura, Filipina, dan Papua Nugini, akan hadir di Indonesia Sustainability Forum 2023. Sedangkan pejabat pemerintah Indonesia seperti Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasamita akan menjadi pembicara pada forum.

Mengacu pada susunan acara per 21 Agustus 2023, ada sejumlah pejabat negara. Diantaranya, Perdana Menteri Papua Nugini James Marape, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida ada dalam daftar tersebut.

Kemudian, Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr., Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Managing Director IMF Kristallina Georgieva, dan Mantan PM Inggris Tony Blair, tercatat hadir secara online.

Di jajaran pejabat Indonesia, ada nama Presiden Joko Widodo yang berencana hadir di momen Gala Dinner. Lalu, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, dan Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara.

Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan forum kelas dunia, yang berbicara mengenai proyek-proyek berkelanjutan. Hal itu akan dituangkan dalam Indonesia Sustainability Forum yang dihelat pada 7-8 September 2023 mendatang.

ISF sendiri digelar atas kolaborasi antara Kemenko Marves dan Kadin Indonesia. Acara ini akan menjadi konferensi sustainability paling besar di Indonesia, yang mempertemukan sekitar 700 pemangku kebijakan, pakar, ahli, serta investor dari seluruh dunia. Tujuannya untuk membangun kemitraan di bidang sustainability, dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau.

Kadin Indonesia sendiri, telah turut aktif mendorong inisiatif menuju transisi ekonomi hijau dan investasi hijau, di Indonesia dan Asia Tenggara melalui Kadin Net Zero Hub, dan Carbon Center of Excellence. (Liputan6)