New York, Bharata Online - Fu Cong, Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, menyerukan diakhirinya penderitaan rakyat Palestina secara segera dalam debat terbuka Dewan Keamanan tentang situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina pada hari Selasa (28/4) di New York. Menurutnya, masalah Palestina selalu menjadi inti dari isu Timur Tengah, dan tidak boleh dikesampingkan dalam keadaan apa pun.
Ia menyerukan kepada semua pihak terkait, terutama Israel, untuk sepenuhnya mematuhi perjanjian gencatan senjata guna memastikan gencatan senjata yang komprehensif dan berkelanjutan di seluruh Gaza. Fu mengatakan, Israel harus memenuhi kewajiban hukum humaniter internasionalnya, membongkar semua hambatan akses kemanusiaan, dan menjamin bahwa lembaga-lembaga kemanusiaan dapat melaksanakan pekerjaan bantuan mereka.
Fu juga menambahkan bahwa kegiatan pemukiman tidak dapat diterima, dan ketegangan di Tepi Barat harus diredakan.
"Meskipun konflik yang intens kini telah berakhir, rakyat Palestina tetap terpaksa menanggung kematian dan penderitaan. Situasi di wilayah Palestina yang diduduki terus memburuk, dan fondasi 'solusi dua negara' menghadapi risiko terkikis. Kekacauan dan perang bukanlah takdir rakyat Palestina. Komunitas internasional harus menunjukkan rasa urgensi yang sangat besar untuk membalikkan arah negatif ini dan memperbaiki ketidakadilan historis yang diderita Palestina," ujar Fu.
Menurutnya, sangat mengkhawatirkan bahwa suara-suara yang menentang solusi dua negara terus datang dari Israel, bahkan beberapa di antaranya mengancam akan mencekik gagasan negara Palestina.
"Solusi dua negara tetap menjadi satu-satunya jalan yang layak untuk menyelesaikan masalah Palestina. Setiap tindakan sepihak yang mengikis fondasinya harus ditolak dengan tegas, dan setiap pengaturan di masa mendatang atau pembentukan mekanisme baru harus berpegang pada prinsip bahwa Palestina memerintah Palestina, yang berfungsi untuk mendorong, bukan melemahkan, solusi dua negara," kata Fu.
Ia juga menambahkan bahwa Tiongkok siap untuk terus bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina, menerapkan solusi dua negara, dan mencapai solusi yang komprehensif, adil, dan abadi untuk masalah Palestina sesegera mungkin.