Beijing, Bharata Online - Tiongkok mendesak Amerika Serikat untuk segera menghentikan blokade, sanksi, dan segala bentuk paksaan dan tekanan terhadap Kuba, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, pada hari Rabu (29/4).
Mengarang alasan tidak dapat membenarkan sanksi AS terhadap Kuba, kata Lin dalam konferensi pers di Beijing ketika ditanya apakah Tiongkok merasa menjadi sasaran pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, tentang Kuba yang mengizinkan musuh Amerika Serikat untuk melakukan kegiatan intelijen di dekat wilayah AS.
"Kerja sama Tiongkok dengan Kuba sepenuhnya transparan. Mengarang alasan dan menyebarkan disinformasi tidak dapat membenarkan blokade barbar dan sanksi ilegal AS terhadap Kuba, juga tidak dapat menutupi fakta bahwa AS telah secara serius melanggar hak Kuba untuk bertahan hidup dan berkembang serta melanggar norma-norma dasar hubungan internasional. Tiongkok akan dengan tegas mendukung Kuba dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasionalnya. Kami mendesak AS untuk segera mengakhiri blokade, sanksi, dan segala bentuk paksaan dan tekanan terhadap Kuba," ujar Lin.