Beijing, Bharata Online - Kunjungan Presiden AS, Donald Trump, ke Tiongkok mendatang akan menjadi kunjungan pertama presiden AS ke Tiongkok sejak Trump berkunjung hampir sembilan tahun lalu, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun, pada hari Senin (11/5).

Atas undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Trump akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok dari tanggal 13 hingga 15 Mei 2026, kata Guo Jiakun pada konferensi pers reguler di Beijing.

"Presiden Xi Jinping akan melakukan pertukaran pandangan mendalam dengan Presiden Trump mengenai isu-isu utama yang menyangkut hubungan Tiongkok-AS, serta perdamaian dan pembangunan dunia. Diplomasi kepala negara memainkan peran panduan strategis yang tak tergantikan dalam hubungan Tiongkok-AS. Tiongkok siap bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk memperluas kerja sama dan mengelola perbedaan dalam semangat kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan, serta memberikan lebih banyak stabilitas dan kepastian bagi dunia yang berubah dan bergejolak," ujar Guo.

Kedua presiden pertama kali bertemu pada tahun 2017, tahun yang ditandai dengan pertukaran kunjungan kenegaraan yang menentukan corak interaksi mereka. Xi dan Trump terakhir kali bertemu pada Oktober 2025 di Busan, Republik Korea.

Selama bertahun-tahun, diplomasi kepala negara telah menjadi jangkar hubungan Tiongkok-AS, berfungsi sebagai kekuatan penstabil di tengah perubahan arus global. Sejak terpilihnya kembali Trump, Xi telah berbicara dengannya melalui telepon sebanyak lima kali, menjaga komunikasi yang erat mengenai hubungan bilateral dan isu-isu geopolitik.