Swiss, Radio Bharata Online - Direktur Eksekutif Olimpiade, Christophe Dubi, memuji Tiongkok atas pendekatannya yang cerdas dan ambisius dalam menyelenggarakan berbagai acara olahraga besar.
Dari Olimpiade Musim Panas 2008 hingga Olimpiade Musim Dingin 2022, ibu kota Tiongkok, Beijing, mencapai prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menjadi tuan rumah Olimpiade ganda dan menciptakan warisan yang bermanfaat bagi masyarakat Tiongkok untuk generasi mendatang.
Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), Dubi berbicara tentang warisan Olimpiade Musim Dingin 2022.
"Pertama, bolehkah saya berbicara tentang warisan Olimpiade Musim Dingin Beijing? Sejak saat itu, lebih dari 300 juta orang kini terlibat dalam olahraga musim dingin. Ini berarti persis seperti apa tujuan penyelenggaraan Olimpiade ini: menghadirkan pasar baru bagi olahraga internasional, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga Tiongkok untuk menikmati Olimpiade musim dingin. Apakah banyak kota yang mampu melakukannya? Atau banyak negara yang mampu melakukannya? Mungkin tidak. Tiongkok sangat unik. Tiongkok memiliki kekuatan ekonomi untuk mendukung berbagai upaya seperti Olimpiade pada acara-acara rutin. Begitu pula dengan Asian Games, yang terbaru. Ini adalah negara yang berinvestasi dalam penyelenggaraan olahraga dengan cara yang sangat cerdas dan sangat ambisius," jelas Dubi.
Tiongkok berhasil melibatkan 300 juta orang dalam olahraga musim dingin sebelum Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 dan terus menarik lebih banyak peserta.