Beijing, Radio Bharata Online - Kementerian Keuangan Tiongkok pada hari Selasa (29/8) mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan induk negara di Tiongkok mengalami pertumbuhan pendapatan dan laba dalam tujuh bulan pertama tahun 2023.
Pendapatan mencapai 47,72 triliun yuan (sekitar 10.000 triliun rupiah), naik 4,3 persen dari tahun ke tahun, sementara laba mencapai 2,73 triliun yuan (sekitar 5.703 triliun rupiah, meningkat 3,9 persen dari tahun sebelumnya.
Perusahaan-perusahaan tersebut membayar 3,44 triliun yuan (sekitar 7.186 triliun rupiah) dalam bentuk pajak dan biaya selama periode tersebut, turun 2,9 persen dari tahun ke tahun.
Kementerian tersebut mengatakan rasio aset-kewajiban BUMN Tiongkok adalah 64,7 persen pada akhir Juli 2023.