JAKARTA, Radio Bharata Online - Pada Senin (17/4) sore menandai sebuah terobosan dalam uji coba sistem komunikasi nirkabel.
"Halo, ini pusat komando dan pemberangkatan. Panggilan telepon ini terdengar jelas dan berfungsi dengan baik," demikian bunyi panggilan telepon GSM-R pertama Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dilakukan
Jaringan GSM-R merupakan bagian penting dari sistem kendali kereta cepat buatan Tiongkok, yang berfungsi menyediakan layanan komunikasi antara pusat pemberangkatan, petugas stasiun, dan masinis, serta layanan komunikasi dalam keadaan darurat dan transmisi informasi.
Sebagai informasi, jaringan GSM-R KCJB merupakan jaringan GSM-R pertama yang digunakan dalam sistem perkeretaapian Indonesia, dengan jaringan inti baru membentuk dan berbagi pita frekuensi dengan perusahaan telepon setempat (local exchange carrier/LEC).
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, konsorsium konstruksi Tiongkok berhasil mengatasi berbagai masalah dan merampungkan uji coba peralatan jaringan inti hanya dalam waktu 15 hari setelah sistem dinyalakan.
Jalur kereta cepat ini merupakan sebuah proyek penting di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra usulan Tiongkok, yang menghubungkan Kota Bandung dengan ibu kota Indonesia, Jakarta. Dengan kecepatan yang dirancang mencapai 350 kilometer per jam, KCJB akan memangkas waktu perjalanan Jakarta-Bandung dari tiga jam lebih menjadi sekitar 40 menit.
sumber: Bolong.id