JAKARTA, Radio Bharata Online - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, memastikan tidak ada anggaran negara yang keluar dalam program pemerintah berupa subsidi kendaraan listrik.
Pernyataan itu dilontarkan Luhut dalam acara Konferensi Ekonomi dan Perdagangan Indonesia-Tiongkok, yang berlangsung di Jakarta Senin (29/5), sekaligus menjawab berbagai kritikan terkait subsidi kendaraan listrik tersebut.
Dikutip dari laman Kompas.com, menanggapi berbagai kritikan bahwa subsidi kendaraan listrik tidak tepat sasaran, Luhut mengatakan, bahwa pemerintah tidak memberikan insentif. Yang diberikan pemerintah adalah potongan pajak PPN-nya dari 11 persen menjadi 1 persen.
Jadi, Luhut menegaskan, tidak ada uang negara yang keluar.
Selain itu penggunaan kendaraan listrik menurut Luhut, justru bisa mengurangi impor energi Indonesia yang mencapai 35 miliar dollar AS setiap tahunnya.
Pemerintah juga menargetkan peralihan dari bus yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) ke penggunaan bus listrik dalam 5 tahun. (Kompas)