JAKARTA, Radio Bharata Online - Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan kebutuhan beras Indonesia pada tahun 2024 mencapai 31,2 juta ton. Angka ini didasarkan pada prognosa neraca pangan nasional periode Januari hingga Desember 2024, yang telah disusun oleh Bapanas.
Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, pada hari Minggu mengatakan, Bapanas telah merilis prognosa neraca pangan nasional untuk tahun ini, yang menjadi dasar skenario kebutuhannya.
Menurut prognosa tersebut, terdapat sejumlah skema untuk mencukupi kebutuhan pangan nasional. Pertama, 7,3 juta ton beras yang dibawa dari tahun lalu, dijadikan stok awal tahun 2024.
Kemudian, produksi beras nasional sepanjang 2024 diperkirakan mencapai 31,9 juta ton, termasuk impor beras 2,4 juta ton. Sehingga, total ketersediaan beras sebanyak 41,6 juta ton, dengan kebutuhan 31,2 juta ton.
Lebih lanjut Andriko menyatakan, bahwa pada akhir tahun 2024, Indonesia akan mengalami surplus beras hingga 7,3 ton, dengan catatan seluruh skema ini berjalan dengan baik. (KBRN)