Brasilia, Radio Bharata Online - Presiden negara-negara Amerika Selatan berkumpul di ibu kota Brasilia pada hari Selasa (30/5) untuk pertemuan puncak regional yang diketuai oleh Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva.
Presiden dari Argentina, Bolivia, Cile, Kolombia, Ekuador, Guyana, Suriname, Uruguay dan Venezuela, dan Perdana Menteri Peru, Alberto Otarola, bergabung dengan Brasil untuk menghadiri KTT Persatuan Bangsa-Bangsa Amerika Selatan atau Union of South American Nations (UNASUR).
Menurut seorang akademisi Brasil, terlepas dari diskusi tentang kerja sama dan integrasi regional yang akan mendominasi agenda KTT, partisipasi Venezuela akan menjadi sorotan lain karena hubungan bilateral Brasil dan Venezuela telah meningkat tahun ini.
"KTT akan menjadi pertemuan yang sangat pragmatis yang akan membawa negara-negara di kawasan ini lebih dekat, menghidupkan kembali agenda yang berupaya memperdalam kerja sama di semua bidang dan menandatangani perjanjian ekonomi dan perdagangan baru. Sorotan lain dari pertemuan ini adalah 'kembalinya" Venezuela," ujar Ricardo Caichiolo, Profesor hubungan internasional di Institut Pasar Modal Brasil atau Brazilian Institute of Capital Markets (Ibmec).
"Pada kesempatan ini, Presiden Venezuela Nicolas Maduro diharapkan untuk meminta semua negara Amerika Selatan guna mendukung permintaan Venezuela untuk penghapusan sanksi ekonomi AS terhadap negaranya," imbuhnya.
UNASUR, yang didirikan pada tahun 2008, adalah organisasi regional antar pemerintah yang terdiri dari 12 negara Amerika Selatan hingga Brasil dan Argentina mundur pada tahun 2019.
Pada bulan April tahun ini, menyusul kemenangan pemilihannya, Lula secara resmi mengumumkan kembalinya Brasil ke blok regional tersebut, dengan reinkorporasi menjadi efektif pada tanggal 6 Mei 2023, sementara Argentina juga telah mengumumkan keputusannya untuk kembali ke UNASUR.