Indonesia, Radio Bharata Online - Tonggak penting Jakarta-Bandung High-Speed Railway (HSR) di Indonesia mulai uji coba dan komisioning bersama pada hari Senin (22/5), yang membuka jalan untuk rencana pengoperasian seluruh jalur pada bulan Juni 2023 mendatang.
Komisioning dan pengujian bersama mengacu pada proses kritis sebelum pembukaan kereta api berkecepatan tinggi, yang bertujuan untuk memastikan kelancaran pengoperasian kereta api. Kereta uji berangkat dari Halim di Jakarta, dan berhenti di Karawang dan Walini sebelum tiba di Tegalluar, Bandung.
Insinyur di kereta tersebut menguji kinerja berbagai sistem termasuk rel kereta api, catu daya, sistem catenary di atas kepala, pensinyalan, dan pemantauan peringatan dini selama proses pengujian.
Semua pekerjaan teknik sipil seperti landasan jalan, jembatan, gorong-gorong, dan terowongan telah diselesaikan, dan persiapan operasi dilakukan dengan tertib.
"Pada langkah selanjutnya, setelah kami menyelesaikan pekerjaan pengujian dan penyesuaian bersama, kami akan melakukan pekerjaan deteksi dan pengujian dinamis, yang pada akhirnya akan memastikan operasi yang aman, stabil, dan berkualitas tinggi dari seluruh lini," kata Ju Guojiang, Ketua China Railway International Co., Ltd.
Jalur kecepatan tinggi tersebut merupakan proyek penting di bawah Belt and Road Initiative (BRI) yang diusulkan Tiongkok yang menghubungkan ibu kota Indonesia, Jakarta dan Bandung.
Dengan kecepatan yang didesain mencapai 350 km per jam, kereta api sepanjang 142,3 km ini akan memangkas perjalanan Jakarta-Bandung dari tiga jam menjadi sekitar 40 menit saja.