New York, Radio Bharata Online - Seorang utusan Tiongkok menekankan perlunya memperdalam kerja sama antara PBB dan Liga Negara-Negara Arab atau League of Arab States (LAS) dalam menyelesaikan sengketa regional selama pertemuan Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis (8/6) lalu.

Zhang Jun, perwakilan tetap Tiongkok untuk PBB, memuji perkembangan positif baru-baru ini di Timur Tengah, dengan mengatakan bahwa momentum persatuan, kerja sama, dialog, dan rekonsiliasi yang berkembang di kawasan itu menyuntikkan harapan baru dan energi positif ke dunia yang bergulat dengan konflik yang rumit.

Dengan menggarisbawahi pentingnya mematuhi semangat Bab VIII Piagam PBB, Zhang menekankan perlunya kerja sama yang lebih dalam antara PBB dan Liga Arab. Dia menyoroti bahwa Dewan Keamanan harus lebih memperhatikan pendapat Liga Arab dan negara-negara kawasan.

Terkait isu Israel-Palestina, utusan itu menyorotinya sebagai isu inti dari seluruh situasi Timur Tengah.

"Siklus ketegangan yang berulang antara Israel dan Palestina dengan jelas menunjukkan bahwa stagnasi lama dari proses perdamaian tidak boleh dilanjutkan. Manajemen krisis sedikit demi sedikit terbukti tidak cukup, dan hanya solusi yang komprehensif dan adil yang dapat membawa perdamaian abadi. Tiongkok memuji Liga negara-negara Arab dan anggotanya atas sikap adil mereka terhadap masalah Palestina dan mendukung peran utama mereka yang berkelanjutan dalam menyelesaikan masalah tersebut," jelas Zhang. 

"Dewan Keamanan PBB siap untuk meningkatkan koordinasi dengan Liga Arab, berdasarkan resolusi PBB yang relevan dan konsensus internasional seperti Prakarsa Perdamaian Arab. Kami mendesak tindakan segera dan tindakan yang lebih kuat untuk memajukan solusi dua negara, memungkinkan rakyat Palestina untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dan kenegaraan," tambahnya.

Zhang juga menegaskan kembali komitmen Tiongkok untuk mendukung negara-negara Arab, mengatasi tantangan bersama, dan mempromosikan komunitas Tiongkok-Arab dengan masa depan bersama yang sejalan dengan tuntutan era baru.

Ia mengatakan Tiongkok bertujuan untuk secara aktif berkontribusi pada perdamaian abadi, keamanan komprehensif, dan kemakmuran bersama di kawasan Timur Tengah.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Rosemary DiCarlo, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian, dan Sekretaris Jenderal LAS, Ahmed Aboul Gheit, yang keduanya memberikan pengarahan.