Beijing, Bharata Online - Asosiasi Diplomasi Publik Tiongkok mengundang para pejabat dan pakar untuk berdiskusi dengan jurnalis global mengenai persiapan APEC 2026 mendatang dalam sebuah acara yang disebut "Linjia No.7 Salon" di Beijing pada hari Senin (27/4).
Acara salon yang berpusat pada APEC 2026 itu mengumpulkan para ahli untuk membahas cara-cara memperkuat integrasi dan ketahanan ekonomi regional.
Pertemuan Pemimpin Ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) ke-33 dijadwalkan akan berlangsung di Kota Shenzhen di Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, pada tanggal 18 dan 19 November 2026, bersamaan dengan KTT CEO APEC dan pertemuan gabungan menteri luar negeri dan perdagangan.
Chen Xu, Ketua Pertemuan Pejabat Senior APEC 2026, mengumumkan bahwa tema utama APEC tahun ini adalah "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Makmur Bersama", dengan Tiongkok berfokus pada tiga prioritas intinya yaitu keterbukaan, inovasi, dan kerja sama.
"Kami akan terus teguh mempertahankan sistem perdagangan multilateral dan berpegang pada regionalisme terbuka. Kami akan secara aktif mengkoordinasikan berbagai jalur menuju pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas Asia-Pasifik (FTAAP), termasuk mengeksplorasi sinergi antara RCEP dan CPTPP, untuk membantu membuat kemajuan baru dalam pembangunan FTAAP. Kami berharap dapat membangun jaringan konektivitas multidimensi," ujar Chen.
Dewan Promosi Perdagangan Internasional Tiongkok (CCPIT) bertugas menyelenggarakan serangkaian acara bisnis APEC sepanjang tahun. Menurut Wu Meng, Kepala CCPIT, CCPIT akan menjadi tuan rumah KTT CEO APEC, Dewan Penasihat Bisnis APEC, dan Forum CEO APEC Tiongkok tahun ini, dengan semua persiapan berjalan lancar.
"Pada pertengahan November, Dewan Promosi Perdagangan Internasional Tiongkok (CCPIT) akan menyelenggarakan KTT CEO APEC di Shenzhen. Kami akan mengundang para pemimpin dari negara-negara anggota APEC yang relevan, perwakilan utama komunitas bisnis, dan kepala organisasi internasional untuk berkumpul dalam acara besar ini, untuk membahas kerja sama, dan bersama-sama mengupayakan pembangunan. Berdasarkan hasil kerja APEC sepanjang tahun, Inisiatif KTT CEO APEC Shenzhen (2026) akan dirilis pada KTT tersebut," jelas Wu kepada wartawan.
Para ahli dalam pengarahan tersebut menguraikan cara-cara di mana pertemuan tahunan APEC di Shenzhen akan memfasilitasi konsultasi tentang integrasi ekonomi regional dan pengembangan digital di antara negara-negara anggota, memperkuat kolaborasi pada rantai pasokan global dan rantai nilai di seluruh Asia-Pasifik, dan berfungsi sebagai respons efektif terhadap tantangan global berupa pemisahan ekonomi, gangguan rantai pasokan, dan konflik geopolitik.