JAKARTA, Radio Bharata Online - Sebagai bentuk antisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi, mengingat jumlah pengguna jasa yang membeludak pada musim mudik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menggandeng 45 provider rumah sakit dan Basarnas selama masa Angkutan 2023. Selain itu, Daop 1 Jakarta juga bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk mengamankan seluruh objek vital pada masa Angkutan Lebaran.

Petugas tambahan untuk mengatur kendaraan turut disiapkan di sejumlah titik area parkir stasiun. Sejumlah petugas Costumer Service Mobile (CSM) disiapkan untuk melayani informasi dan mengatur alur calon penumpang yang baru tiba.

Di sisi lain, seluruh pengguna jasa yang tiba di area Daop 1 Jakarta diimbau agar memeriksa kembali barang bawaannya termasuk di area kursi penumpang. Pasalnya, cukup banyak barang berharga tertinggal, seperti dompet, telepon genggam, laptop dan lainnya. Berdasarkan data, untuk jadwal keberangkatan dalam periode 12-25 April 2023 atau H-10 hingga H+2 Lebaran, tercatat sekitar 519.000 pengguna jasa berangkat menggunakan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen di area Daop 1 Jakarta pada momen Lebaran.

Sementara itu sebanyak 43.500 orang kembali ke Jakarta menggunakan transportasi KA pada Selasa (25/4/2023). Dari jumlah tersebut, 16.200 merupakan penumpang turun di Stasiun Pasar Senen dan 16.100 penumpang turun di Stasiun Gambir. Kemudian sebanyak 4100 penumpang turun di Stasiun Bekasi, 4.500 penumpang di Stasiun Jatinegara dan sisanya penumpang turun di Stasiun Jakarta Kota, Cikarang, Karawang dan Cikampek. Jumlah penumpang tiba tersebut mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari masa normal.
Mayoritas pengguna jasa yang tiba di area Daop 1 Jakarta berasal dari area Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Solo, Purwokerto, Kutoarjo dan Malang.
sumber: kompas.com