Beijing, Bharata Online - Menjelang Tahun Kuda, gelombang baru produk budaya dan kreatif yang memadukan pesona tradisional dengan estetika modern telah memasuki pasar Tiongkok, memicu kegilaan konsumen yang baru.
Museum Grand Canal di Beijing telah memanfaatkan koleksinya untuk meluncurkan hampir 100 produk budaya bertema kuda. Kaya akan simbolisme keberuntungan, barang-barang tersebut dengan cepat menarik banyak pembeli.
Gambar "Patung Kuda Keramik Berglasir Kuning" kini menghiasi bantal, syal sutra, dan bahkan alas anti selip diatomit, melestarikan kemiripan artefak sambil menambahkan nilai praktis.
"Pertama, desain harus menekankan gambar kuda untuk menyoroti tema zodiak Tahun Kuda. Kedua, desain harus menyampaikan rasa integrasi nasional dan kesadaran akan komunitas bangsa Tiongkok. Terakhir, desain harus sesuatu yang nyaman dikenakan atau dibawa orang di tempat umum," kata Zhang Jie, Wakil Kepala Museum Grand Canal.
Di sebuah bengkel kaca di Kota Zibo, Provinsi Shandong, Tiongkok timur, para pengrajin sibuk membuat patung kaca untuk Tahun Kuda mendatang, yang dimulai pada 17 Februari tahun ini. Kaca dibentuk di bawah panas yang sangat tinggi, secara bertahap mengambil bentuk kuda yang sedang berlari kencang.
Salah satu produk favorit adalah kuda goyang kaca. Tubuhnya digariskan dalam bentuk setengah lingkaran yang menyerupai lengkungan pelangi, mendoakan konsumen tahun baru yang penuh sukacita.
Di pusat pengalaman warisan budaya takbenda nasional di Zhengzhou, Provinsi Henan, Tiongkok tengah, para pengrajin menciptakan serangkaian produk khas yang berpusat pada tema Tahun Kuda, menggabungkan teknik tradisional seperti tembikar berglasir tiga warna, patung tanah liat, dan seni kain rakyat.
Untuk memperkaya pasar pertunjukan festival, penduduk setempat di Desa Xiaoxiang, Kota Gongyi, Provinsi Henan, saat ini sedang berlatih Tari Singa Xiaoxiang, sebuah pertunjukan warisan budaya takbenda nasional dalam beberapa hari terakhir. Diiringi irama gendang yang menggugah, dua pemuda melangkah di sepanjang dua tali rami tebal, perlahan-lahan naik ke panggung setinggi lebih dari 10 meter sambil menampilkan serangkaian gerakan tarian singa yang sulit.
Penanggung jawab mengatakan, tiga tim diharapkan akan menampilkan lebih dari 110 pertunjukan selama Festival Musim Semi tahun ini, dengan pendapatan yang diharapkan meningkat 30 persen dibandingkan tahun lalu.
"Setelah menyelesaikan latihan, kami siap berangkat ke Baoji pada tanggal 22 bulan ke-12 kalender lunar tahun ini dan tampil di sana hingga tanggal 16 bulan pertama tahun depan," ujar Li Naixia, salah satu penampil.