Beijing, Radio Bharata Online - Kementerian Tiongkok pada hari Senin (1/7) menyatakan "penyesalan dan belasungkawa yang mendalam" atas meninggalnya seorang pemain bulutangkis Tiongkok pada pertandingan di Indonesia sehari sebelumnya.
Pebulu tangkis remaja Tiongkok, Zhang Zhijie, pingsan di lapangan pada Kejuaraan Asia Junior Badminton 2024 yang diselenggarakan di Yogyakarta, Indonesia, pada hari Minggu (30/6) dan kemudian meninggal dunia di rumah sakit.
"Kami juga mengetahui kabar duka ini. Setelah diberitahu tentang insiden tersebut, Konsulat Jenderal kami di Surabaya segera menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak Indonesia untuk melakukan segala upaya untuk menyelamatkan atlet tersebut, dan mengirimkan personel ke sana untuk membantu dengan cara apa pun yang mereka bisa. Kami berduka dan merasa sangat menyesal atas kepergiannya dan menyampaikan simpati kami kepada keluarganya," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam sebuah konferensi pers di Beijing.
"Kementerian Luar Negeri akan terus mengarahkan Konsulat Jenderal kami di Surabaya untuk melaksanakan tugasnya dalam menangani insiden tersebut," kata Mao.
Zhang yang berusia 17 tahun, anggota tim muda bulutangkis Tiongkok, memenangkan gelar tunggal putra di Dutch Junior International pada bulan Maret tahun ini.
Asosiasi Bulutangkis Tiongkok merilis sebuah pernyataan pada hari Senin (1/7), yang mengatakan bahwa rumah sakit setempat belum mengidentifikasi penyebab kematian Zhang, dan bahwa asosiasi tersebut akan terus berhubungan dengan Badminton Asia dan panitia penyelenggara kejuaraan.