Liuzhou, Bharata Online - Gempa bumi berkekuatan 5,2 skala Richter mengguncang Liuzhou, sebuah kota di wilayah otonom Guangxi Zhuang di Tiongkok Selatan, pada Senin (18/5) pagi, menyebabkan tiga orang hilang dan empat lainnya dirawat di rumah sakit, menurut pihak berwenang setempat.
Menurut Pusat Jaringan Gempa Tiongkok atau China Earthquake Networks Center (CENC), gempa tersebut terjadi di Distrik Liunan pada pukul 00:21 dengan kedalaman delapan kilometer. Sebelum dan sesudah gempa tersebut, terjadi total lima gempa dengan kekuatan antara 2,2 dan 3,2 skala Richter.
Hingga Senin (18/5) pukul 04:00, gempa tersebut telah menyebabkan runtuhnya 13 bangunan, dengan lebih dari 7.000 penduduk dievakuasi.
Pihak berwenang darurat, pemadam kebakaran, dan kepolisian sedang melakukan operasi penyelamatan. Markas besar penanggulangan gempa regional Guangxi meluncurkan respons darurat Level III pada Senin (18/5) pukul 02:00.
Kantor markas besar penanggulangan gempa Dewan Negara dan Kementerian Manajemen Darurat mengaktifkan respons darurat Level IV dan mengirim tim kerja ke daerah yang terkena dampak pada hari Senin (18/5) untuk mendukung upaya penanggulangan gempa setempat.
Sementara itu, pihak berwenang setempat diharuskan untuk memverifikasi korban jiwa dan kerusakan secepat mungkin, mengatur operasi pencarian dan penyelamatan, mengevakuasi warga yang terdampak, dan memantau gempa susulan.
Badan Penanggulangan Gempa Bumi Tiongkok juga mengaktifkan respons darurat Level III setelah gempa.
Desa Shangdeng di Kecamatan Taiyangcun, Distrik Liunan, adalah daerah yang paling parah terkena dampak, dengan beberapa bangunan di komunitas tersebut hancur menjadi puing-puing.
Petugas tanggap darurat saat ini terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan di tengah reruntuhan. Pihak berwenang telah mengkonfirmasi bahwa tiga orang yang hilang terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Segera setelah gempa, pemerintah daerah Guangxi dan pemerintah kota Liuzhou sama-sama mengaktifkan respons darurat, dengan membentuk gugus tugas multi-lembaga, termasuk personel dari tanggap darurat, kepolisian, pemadam kebakaran, sumber daya alam, transportasi, serta otoritas pasokan listrik dan air.
Operasi saat ini terutama berfokus pada pencarian orang-orang yang hilang, sementara pihak berwenang telah membangun pengamanan di sekitar daerah yang terdampak, menutup ruas jalan yang berbahaya, dan menerapkan langkah-langkah perlindungan sementara untuk mengurangi risiko bencana sekunder.
Peristiwa seismik tersebut juga memicu tanah longsor di sepanjang ruas jalan lingkar Liuzhou di wilayah Taiyangcun Township, yang menghambat lalu lintas di jalan utama dan memaksa kendaraan untuk mencari rute alternatif.