BEIJING, Bharata Online - Beijing menjadi kota pertama di dunia yang membangun kawasan percontohan kendaraan otonom dengan sistem terintegrasi antara kendaraan, infrastruktur jalan, dan komputasi awan (cloud). Kawasan ini mulai dikembangkan pada September 2020 sebagai bagian dari upaya Tiongkok mempercepat pengembangan transportasi pintar.

Untuk memperkenalkan teknologi tersebut kepada masyarakat, Pemerintah Beijing membuka Pusat Pameran Innovation Operation Center pada akhir 2021. Di tempat ini, pengunjung dapat melihat bagaimana kendaraan tanpa pengemudi bekerja dengan dukungan berbagai teknologi yang saling terhubung.

Tidak hanya mengandalkan sensor dan kamera pada mobil, sistem yang dikembangkan Beijing juga memanfaatkan jalan yang dilengkapi perangkat pintar, jaringan komunikasi berkecepatan tinggi, pusat data berbasis cloud, serta peta digital presisi tinggi. Semua informasi diproses secara real time sehingga kendaraan dapat berkendara dengan lebih aman dan efisien.

Melalui pameran ini, Beijing juga memperlihatkan berbagai penerapan kendaraan otonom yang sudah diuji di jalan raya, perkembangan industri kendaraan pintar, hingga konsep pembangunan kota pintar (smart city) yang menghubungkan sistem transportasi dengan teknologi digital.

Pusat pameran tersebut menjadi tempat pertukaran informasi bagi pemerintah, perusahaan teknologi, akademisi, media, hingga masyarakat umum dari berbagai negara yang ingin mempelajari perkembangan kendaraan otonom di Tiongkok.

Sejak dibuka, lebih dari 40.000 pengunjung dari berbagai negara telah datang ke pusat pameran ini. Kehadirannya dinilai berhasil memperkenalkan kemajuan teknologi kendaraan otonom Beijing sekaligus memperkuat posisi Tiongkok sebagai salah satu pemimpin dunia dalam pengembangan transportasi pintar.

Melalui kawasan percontohan ini, Beijing berharap dapat mempercepat hadirnya kendaraan otonom yang aman, efisien, dan mampu mendukung pembangunan kota pintar di masa depan. [Bolong.id]