BEIJING, Bharata Online - Menurut Kementerian Transportasi Tiongkok, sebuah kapal Tiongkok berhasil menyelamatkan 41 orang yang terombang-ambing di Laut Mediterania dan kemudian memindahkan mereka dengan selamat ke pihak berwenang Mesir.
Kapal "Xin Hai Tong 801" yang terdaftar di Hong Kong, milik Fujian Highton Development Co., Ltd., diketahui sedang dalam pelayaran rutin pada tanggal 8 Juni ketika menerima pemberitahuan darurat dari Pusat Pencarian dan Penyelamatan Mesir (ESARC), kata kementerian tersebut di akun WeChat resminya.
Pada pukul 19:50 waktu setempat tanggal 8 Juni, ESARC menerima laporan bahwa sebuah sekoci penyelamat yang membawa 41 orang mengalami kesulitan di Laut Mediterania. Orang-orang tersebut telah terombang-ambing selama hampir lima hari tanpa makanan atau air minum yang cukup, dan rakit penyelamat tersebut kemasukan air dalam jumlah besar, yang mengancam nyawa mereka secara langsung.
Setelah menerima instruksi penyelamatan dari pusat kendali, awak kapal Xin Hai Tong 801 segera merespons. Kapten mengubah haluan kapal dan bergegas ke lokasi kejadian dengan kecepatan maksimal.

Para awak kapal Xin Hai Tong 801 memberikan perawatan kemanusiaan setelah orang-orang yang diselamatkan naik ke kapal. /Sumber: Kementerian Perhubungan Tiongkok
Pada tanggal 9 Juni, di bawah kondisi laut yang menantang, kru berhasil menyelamatkan seluruh 41 orang. Di antara para korban selamat terdapat dua wanita.
Setelah operasi penyelamatan, Xin Hai Tong 801 memberikan perawatan kemanusiaan sepanjang waktu kepada para korban yang diselamatkan, termasuk bantuan medis, makanan, dan pakaian. Pada tanggal 10 Juni, kapal tersebut dengan aman menyerahkan para korban selamat kepada pihak berwenang Mesir di Port Said.
ESARC kemudian mengirimkan surat apresiasi kepada Pusat Koordinasi Penyelamatan Maritim Tiongkok, dan memberi pujian atas keberanian, profesionalisme, dan semangat kemanusiaan mereka.

Kapal Tiongkok Xin Hai Tong 801. /Sumber: Kementerian Perhubungan Tiongkok
Dalam suratnya, ESARC mencatat bahwa misi penyelamatan tersebut menunjukkan semangat mulia para pelaut Tiongkok dalam menjunjung tinggi tradisi tertinggi pelayaran niaga dan peraturan maritim internasional.
Laporan tersebut juga memuji pemilik kapal karena memprioritaskan keselamatan jiwa di laut di atas kepentingan komersial, serta dukungan koordinasi berbasis darat yang efisien yang diberikan oleh perusahaan manajemen kapal.
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan terus meningkatnya sistem pencarian dan penyelamatan maritim Tiongkok, kemampuan dan tingkat respons darurat kapal dan pelaut Tiongkok di perairan internasional terus meningkat. Kapal-kapal Tiongkok telah tampil di saat-saat kritis dalam berbagai kesempatan, berkontribusi pada keselamatan pelayaran internasional dan upaya kemanusiaan maritim. [CGTN]