Beijing, Radio Bharata Online - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Rabu (18/10) mengusulkan penguatan pembangunan kelembagaan untuk kerja sama Sabuk dan Jalan internasional.
Xi menyampaikan hal tersebut dalam pidato utamanya pada upacara pembukaan Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerjasama Internasional (BRF) ketiga di Beijing.
Dalam pidatonya, Xi mengatakan bahwa Tiongkok akan mendukung pertukaran antar orang demi tercapainya kerja sama Belt and Road yang berkualitas tinggi.
"Tiongkok akan mendukung pertukaran antar masyarakat. Kami akan menjadi tuan rumah Forum Liangzhu untuk meningkatkan dialog tentang peradaban dengan negara-negara mitra Prakarsa Sabuk dan Jalan," kata Xi.
Xi mengatakan bahwa selain Liga Teater Internasional Jalur Sutra, Festival Seni Internasional Jalur Sutra, Aliansi Internasional Museum Jalur Sutra, Aliansi Internasional Museum Seni Jalur Sutra, dan Aliansi Perpustakaan Internasional Jalur Sutra yang telah dibentuk, Tiongkok juga telah meluncurkan Aliansi Pariwisata Internasional Kota-Kota Jalur Sutra.
Ia juga mengatakan bahwa Tiongkok akan melanjutkan Program Jalur Sutra beasiswa pemerintah Tiongkok, dan mengusulkan untuk mempromosikan kerja sama Sabuk dan Jalan yang berbasis integritas.
"Tiongkok akan mempromosikan kerja sama Sabuk dan Jalan berbasis integritas. Bersama dengan mitra kerja sama, kami akan merilis Pencapaian dan Prospek Pembangunan Integritas Sabuk dan Jalan dan Prinsip-prinsip Tingkat Tinggi tentang Pembangunan Integritas Sabuk dan Jalan," ujar Xi.
Xi mengatakan Tiongkok juga akan membentuk Sistem Evaluasi Integritas dan Kepatuhan untuk Perusahaan yang Terlibat dalam Kerja Sama Sabuk dan Jalan, dan bekerja sama dengan organisasi internasional untuk melakukan penelitian dan pelatihan dalam mempromosikan integritas dalam kerja sama Sabuk dan Jalan.
"Tiongkok akan bekerja sama dengan negara-negara mitra Prakarsa Sabuk dan Jalan untuk memperkuat pembangunan platform kerja sama multilateral yang mencakup energi, perpajakan, keuangan, pembangunan hijau, pengurangan bencana, antikorupsi, lembaga pemikir, media, budaya, dan bidang-bidang lainnya," kata Xi.
"Tiongkok akan terus menjadi tuan rumah Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerjasama Internasional dan mendirikan sekretariat untuk Forum tersebut," tambahnya.
Perwakilan dari lebih dari 140 negara dan lebih dari 30 organisasi internasional berkumpul di ibu kota Tiongkok untuk acara dua hari yang dimulai pada hari Selasa (17/10).
Forum tersebut merupakan acara diplomatik paling penting yang diselenggarakan oleh Tiongkok sejauh ini tahun ini, dan perayaan paling penting untuk ulang tahun ke-10 Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI).
BRF pertama kali diadakan di Beijing pada tahun 2017, dan edisi kedua berlangsung pada tahun 2019.