Xiamen, Bharata Online - Jaringan Kota Mitra dalam Revolusi Industri Baru secara resmi diluncurkan pada hari Rabu (27/5) di Forum Kemitraan Revolusi Industri Baru BRICS yang diadakan di Xiamen, Provinsi Fujian, Tiongkok Timur.
Jaringan ini diprakarsai bersama oleh 11 kota, termasuk Durban di Afrika Selatan, Lagos di Nigeria, Beograd di Serbia, Almaty dan Astana di Kazakhstan, Kaposvar di Hongaria, dan kota-kota Tiongkok yaitu Xiamen, Nanjing, Wuhan, Yinchuan, dan Chengdu.
Fokus jaringan ini adalah pada pembangunan hijau dan rendah karbon, transformasi digital, kolaborasi rantai industri, dan pengembangan bakat. Jaringan itu bertujuan untuk menciptakan platform baru untuk kerja sama antar kota internasional melalui mekanisme komunikasi reguler, perjodohan industri, dan berbagi sumber daya inovasi.
"Dengan menggunakan kota-kota sebagai simpul kunci, kami bertujuan untuk membangun Jaringan Kota Mitra dalam Revolusi Industri Baru. Pendekatan ini akan memungkinkan penyelarasan yang tepat antara keunggulan sumber daya lokal dan kebutuhan industri, secara efektif mengintegrasikan sumber daya inovasi dan kemampuan manufaktur, serta saluran pasar di seluruh kota. Pada akhirnya, ini akan mengurangi biaya kerja sama lintas batas bagi bisnis," ujar Zheng Hong, Direktur Pusat Kerja Sama Ekonomi dan Teknologi Internasional Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) dan Direktur Pusat Kompetensi Industri BRICS Tiongkok.
Forum yang diselenggarakan bersama oleh MIIT dan pemerintah provinsi Fujian itu mencakup upacara pembukaan, forum utama, sesi paralel, serta acara-acara terkait.