Zhanjiang, Bharata Online - Armada Angkatan Laut Rusia di Pasifik telah meninggalkan Zhanjiang, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, pada hari Minggu (18/4), mengakhiri kunjungan persahabatan selama lima hari.

Upacara pelepasan diadakan di pelabuhan militer di Kota Zhanjiang pada Minggu (18/4) pagi.

Setelah meninggalkan pelabuhan, armada Angkatan Laut Rusia dikawal keluar dari perairan teritorial oleh Fregat Chenzhou dari Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat atau People's Liberation Army (PLA) Tiongkok. Kedua pihak kemudian saling mengucapkan selamat tinggal melalui radio.

"Selama beberapa hari terakhir, melalui pertukaran kami dengan para perwira dan prajurit Rusia, kedua belah pihak terlibat dalam komunikasi yang jujur ​​dan saling belajar. Hal ini semakin memperdalam pemahaman dan kepercayaan kami, memperkuat ikatan di antara kami, dan menciptakan suasana yang lebih hangat dan antusias," ujar Chen Wenxuan, Prajurit dari Fregat Chenzhou.

Armada Angkatan Laut Rusia, yang terdiri dari dua fregat dan sebuah kapal pengisian bahan bakar berukuran sedang, tiba di pelabuhan Zhanjiang pada hari Rabu (15/4).

Selama kunjungan tersebut, pihak Tiongkok menyelenggarakan resepsi di dek kapal, kedua pihak saling mengunjungi kapal masing-masing, dan terlibat dalam pertukaran profesional dan kompetisi olahraga, yang semakin meningkatkan saling pengertian dan persahabatan.

Kapal-kapal yang berkunjung tersebut merupakan bagian dari Armada Pasifik Rusia dan semuanya sebelumnya telah berpartisipasi dalam kegiatan kerja sama dan pertukaran antara kedua angkatan laut.

Menurut para perwira angkatan laut Tiongkok, kunjungan ini merupakan bagian dari pertukaran persahabatan rutin antara kedua angkatan laut, yang bertujuan untuk lebih meningkatkan saling percaya dan kerja sama praktis, dan tidak ditujukan kepada pihak ketiga mana pun atau terkait dengan situasi internasional dan regional saat ini.