Beijing, Bharata Online - Dewan Penasihat Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerja Sama Internasional atau Belt and Road Forum (BRF) mengadakan konferensi video pada hari Selasa (27/1), dengan sebuah laporan penelitian berjudul "Prakarsa Sabuk dan Jalan: Kerja Sama Ekonomi Internasional Berkualitas Tinggi" dirilis.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Ma Zhaoxu, yang merupakan Ketua Dewan Penasihat, menyampaikan pidato dalam pertemuan tersebut.

Ia mengatakan, Prakarsa Sabuk dan Jalan adalah barang publik internasional yang berasal dari Tiongkok dan milik dunia, serta platform praktis untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.

Ma mengatakan, dalam menghadapi perubahan dan tantangan global terhadap sistem multilateral, negara-negara yang berpartisipasi dalam Prakarsa Sabuk dan Jalan berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas dan pembangunan bersama serta terlibat dalam kerja sama internasional yang saling menguntungkan, mengirimkan sinyal positif persatuan, kerja sama, dan hasil yang saling menguntungkan.

Ma menambahkan bahwa Tiongkok akan terus memperdalam kemitraan dengan semua pihak, sehingga Inisiatif Sabuk dan Jalan dapat lebih berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dunia yang stabil dan perkembangan kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional yang sehat.

Para anggota Dewan Penasihat menyoroti peran penting Prakarsa Sabuk dan Jalan dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi global dan memajukan pembangunan berkelanjutan.

Mereka mencatat bahwa inisiatif ini telah memberikan kontribusi substansial untuk meningkatkan saling percaya antar negara dan mendorong kerja sama internasional.

Mereka merekomendasikan agar pihak-pihak yang berpartisipasi memperkuat kolaborasi di bidang-bidang seperti konektivitas, perdagangan internasional, kecerdasan buatan, dan ekonomi digital.

Dengan memuji kerja sama Sabuk dan Jalan sebagai langkah awal menuju pembangunan berkualitas tinggi, laporan tersebut menyatakan bahwa kerja sama Sabuk dan Jalan telah meningkatkan kepercayaan antar negara dan berfungsi sebagai penstabil di dunia yang bergejolak.

Didirikan pada tahun 2018, Dewan Penasihat adalah badan penasihat kebijakan internasional dan nirlaba, dengan fungsi utama menawarkan dukungan intelektual untuk Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerja Sama Internasional. Anggota dewan berasal dari seluruh dunia, termasuk mantan tokoh politik dari negara-negara terkait dan para cendekiawan serta pelaku bisnis terkemuka.